Blog

  • Brimob Kalteng Terus Padamkan Kebakaran di Sampit, Wujudkan Respons Cepat dan Kepedulian kepada Masyarakat

    Brimob Kalteng Terus Padamkan Kebakaran di Sampit, Wujudkan Respons Cepat dan Kepedulian kepada Masyarakat

    Sampit – Personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah melalui Batalyon B Pelopor terus melakukan upaya pemadaman kebakaran yang terjadi di wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Dengan mengerahkan personel dan sarana pendukung, Brimob Kalteng bergerak cepat membantu proses pemadaman guna mencegah api meluas serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat sekitar.

    Dalam pelaksanaan di lapangan, personel Brimob bersama unsur terkait terus melakukan penyisiran dan pemadaman pada titik-titik yang masih terdapat api maupun bara. Kondisi cuaca, arah angin, serta potensi munculnya kembali titik api menjadi perhatian personel dalam memastikan proses pemadaman berlangsung secara maksimal dan aman.

    Wadanyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalteng, AKP Waris Waluyo, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam membantu masyarakat menghadapi bencana kebakaran tersebut. “Saya mengapresiasi seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian Polri, khususnya dalam memberikan bantuan dan memastikan situasi dapat segera dikendalikan,” ujarnya.

    AKP Waris Waluyo menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam upaya penanganan kebakaran. Menurutnya, sinergi dan kecepatan dalam merespons setiap kejadian sangat penting untuk mencegah kebakaran semakin meluas. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

    Kehadiran Brimob Kalteng dalam penanganan kebakaran di Sampit menjadi bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui respons cepat, kerja sama lintas instansi, serta kepedulian personel di lapangan, diharapkan kebakaran dapat segera teratasi dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

  • Brimob Kalteng Tak Kenal Lelah, Terus Jinakkan Api Kebakaran di Lamandau

    Brimob Kalteng Tak Kenal Lelah, Terus Jinakkan Api Kebakaran di Lamandau

    Lamandau – Personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah melalui Kompi 4 Batalyon B Pelopor terus berjibaku melakukan upaya pemadaman kebakaran di wilayah Kabupaten Lamandau. Dengan mengerahkan personel dan sarana pendukung, Brimob Kalteng bergerak cepat bersama unsur terkait untuk mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area di sekitarnya.

    Dalam pelaksanaan di lapangan, personel terus melakukan pemadaman, penyisiran, serta pendinginan pada sejumlah titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali. Upaya tersebut dilakukan secara berkesinambungan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel dan kondisi lingkungan di sekitar lokasi kebakaran.

    Komandan Kompi (Danki) 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalteng Iptu Rano Ruawanto menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat dalam setiap situasi yang membutuhkan kehadiran Polri. “Kami akan terus berupaya melakukan pemadaman secara maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat. Bagi kami, keselamatan masyarakat dan pencegahan agar api tidak meluas menjadi prioritas utama,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, penanganan kebakaran membutuhkan kerja sama dan sinergi seluruh pihak, termasuk masyarakat. Personel Brimob juga terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan proses pemadaman berjalan efektif. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi munculnya titik api serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

    Kehadiran Brimob Kalteng dalam penanganan kebakaran di Lamandau merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Dengan semangat Presisi, respons cepat, dan pelayanan humanis, personel Brimob terus memberikan pengabdian terbaik dalam membantu masyarakat serta menjaga keamanan dan keselamatan bersama.

  • Satbrimob Polda Kalteng Terus Lakukan Pendinginan Lahan Gambut di Jl. Dulin Kandang

    Satbrimob Polda Kalteng Terus Lakukan Pendinginan Lahan Gambut di Jl. Dulin Kandang

    Palangka Raya – Personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah terus melakukan upaya penanganan Karhutla dengan melaksanakan pendinginan (cooling down) di lahan gambut yang sebelumnya terbakar di Jl. Dulin Kandang, Kota Palangka Raya, Rabu (2/9/2026).

    Pendinginan dilakukan untuk memastikan bara api yang masih berada di dalam lapisan gambut benar-benar padam. Mengingat karakteristik lahan gambut yang dapat menyimpan bara di bawah permukaan, kondisi tersebut berpotensi membuat api kembali muncul apabila tidak dilakukan pendinginan secara menyeluruh.

    Personel Satbrimob Polda Kalteng menyisir area bekas terbakar dan melakukan pembasahan pada titik-titik yang masih berpotensi menyimpan panas. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali menyala maupun meluas ke area lainnya.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak berhenti ketika api terlihat padam.

    “Kami terus melakukan pendinginan dan pemantauan di lokasi, khususnya pada lahan gambut. Meskipun api sudah tidak terlihat, potensi bara di bawah permukaan masih ada sehingga harus dipastikan benar-benar padam. Personel akan terus melakukan pemantauan dan penanganan secara maksimal untuk mencegah api kembali menyala,” ujar Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan.

    Satbrimob Polda Kalteng akan terus hadir dan bergerak cepat dalam setiap penanganan Karhutla, sekaligus memastikan kondisi wilayah yang sebelumnya terbakar tetap aman dan tidak kembali menimbulkan titik api.

  • Perkuat Kemitraan, Kapolda Kalteng Terima Audiensi Pewarna

    Perkuat Kemitraan, Kapolda Kalteng Terima Audiensi Pewarna

    Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol. Iwan Kurniawan, menerima audiensi dari Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) PD Kalteng di Lobi Mapolda setempat, Rabu (2/9/2026).

    Hadir dalam kegiatan, Karo Logistik Polda Kalteng Kombes Pol Elijas Hendrajana, sejumlah pejabat utama Polda serta turut dihadari Ketua PD Pewarna Kalteng Frida Magdalena dan sejumlah pengurus lainnya.

    Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menyampaikan, pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara Polri dengan insan pers, khususnya Pewarna, dalam membangun komunikasi publik yang konstruktif.

    “Dalam audiensi tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi atas peran Pewarna selama ini dalam menyampaikan informasi yang sejuk dan berimbang,” kata Kabidhumas.

    Kombes Budi menyebut, sinergi dengan media sangat penting sebagai mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi positif, menangkal hoaks, serta mendukung program-program Polda Kalteng untuk menjaga Kamtibmas.

    “Diharapkan melalui audiensi ini kedepan kemitraan dapat semakin solid sehingga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” tutupnya. (adji/supri)

  • Percepat Tangani Karhutla, Kapolda Kalteng Kerahkan Satgas Pemburu Api ke Titik Kebakaran

    Percepat Tangani Karhutla, Kapolda Kalteng Kerahkan Satgas Pemburu Api ke Titik Kebakaran

    Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, menegaskan komitmen Polda Kalteng dalam memperkuat kesiapsiagaan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukumnya.

    Salah satu langkah konkretnya adalah mengerahkan Satgas Pemburu Api yang terdiri dari personel satuan kerja di Polda Kalteng ke titik-titik yang terdeteksi adanya kebakaran di wilayah Kota Palangka Raya khususnya.

    Penegasan tersebut disampaikan Kapolda melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat, usai apel kesiapan Posko Karhutla, di Gedung Graha Bhayangkara, Mapolda setempat, Rabu (2/9/2026).

    Kabidhumas mengatakan, pengerahan Satgas Pemburu Api merupakan bentuk respon cepat Polda Kalteng dalam memadamkan api sebelum meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.

    “Satgas Pemburu Api kita terjunkan langsung ke lokasi titik api. Tujuannya untuk pemadaman awal, pemetaan, dan koordinasi dengan instansi terkait agar penanganan Karhutla bisa dilakukan secara cepat dan terpadu,” ujar Budi Rachmat.

    Selain pemadaman, Satgas juga bertugas melakukan patroli di daerah rawan, membuat sekat bakar, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

    “Kami tidak hanya fokus memadamkan, tetapi juga mencegah. Keterlibatan masyarakat sangat kami butuhkan. Mari bersama-sama menjaga Kalimantan Tengah agar bebas dari Karhutla,” pungkasnya.

    “Dengan langkah ini, Polda Kalteng optimis dapat menekan angka kejadian Karhutla dan meminimalisir dampak asap terhadap kesehatan masyarakat serta lingkungan,” tutup Kabidhumas.

    Sebagai informasi, usai kegiatan apel Kapolda Kalteng melaksanakan patroli udara guna memantau situasi karhutla. (adji/supri)

  • Aksi Cepat Personel Bidpropam Polda Kalteng Padamkan Karhutla di Yos Sudarso Ujung

    Aksi Cepat Personel Bidpropam Polda Kalteng Padamkan Karhutla di Yos Sudarso Ujung

    Palangka Raya – Personel Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Tengah bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Yos Sudarso Ujung, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, pada Rabu (2/9/2026).

    Aksi tanggap darurat di lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Kabidpropam Polda Kalteng Kombes Pol. Rudi Asriman, S.I.K., M.Si., bersama AKBP Ronny William Manusiwa, S.I.K., M.H., serta didampingi oleh jajaran anggota Bidpropam Polda Kalteng.

    Upaya pemadaman dilakukan secara intensif untuk memutus sebaran api agar tidak meluas ke kawasan pemukiman warga maupun area lahan gambut di sekitarnya. Dengan membawa peralatan pemadam portable dan memanfaatkan suplai air di lokasi, personel Bidpropam bahu-membahu memadamkan titik api serta membasahi vegetasi yang terbakar.

    Kombes Pol. Rudi Asriman menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan bagian dari komitmen Polda Kalteng dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Palangka Raya.

    “Keterlibatan seluruh personel, termasuk Bidpropam, adalah bentuk kesiapsiagaan kita dalam merespons cepat setiap kemunculan titik api. Kami ingin memastikan api segera padam sebelum meluas dan berdampak pada kualitas udara serta aktivitas masyarakat,” ujar Rudi di lokasi kejadian.

    Proses penanganan dilanjutkan dengan tahap pendinginan (Cooling Down) untuk memastikan tidak ada bara api tersisa di dalam tanah gambut. Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi Jalan Yos Sudarso Ujung berhasil terkendali dan aman.

    Petugas juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada serta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar.

  • Siap Dan Solid, Personel Ditsamapta Polda Kalteng Tangani Karhutla

    Siap Dan Solid, Personel Ditsamapta Polda Kalteng Tangani Karhutla

    Palangka Raya – Personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah terus menunjukkan kesiapan dan kekompakan dalam menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah area rawan di Kalimantan Tengah, Rabu (2/09/2026).

    Dengan penuh semangat dan tanggung jawab, personel Ditsamapta Polda Kalteng diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman titik api, pembasahan lahan, serta pendinginan guna mencegah api kembali muncul dan meluas.

    Penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan kesiapsiagaan personel serta kerja sama dan koordinasi bersama unsur terkait di lapangan. Meski dihadapkan dengan kondisi medan dan cuaca yang cukup menantang, personel tetap solid menjalankan tugas demi mencegah dampak kebakaran yang lebih luas.

    Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Pol. Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kesiapan dan kekompakan seluruh personel menjadi bagian penting dalam upaya penanganan Karhutla.

    “Personel harus selalu siap dan solid dalam menghadapi setiap situasi di lapangan. Penanganan Karhutla membutuhkan respons yang cepat, kerja sama yang kuat, serta semangat pantang menyerah agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

    Ia menambahkan, selain melakukan pemadaman, personel juga terus melaksanakan pembasahan dan pemantauan terhadap lokasi yang telah terbakar untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

    Melalui kesiapsiagaan tersebut, Ditsamapta Polda Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan respons cepat dalam penanganan Karhutla demi menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di Bumi Tambun Bungai.(Pids/).

  • Inovasi Cairan Pemadam Shabodama, Terobosan Personel Polda Kalteng Atasi Karhutla di Lahan Gambut

    Inovasi Cairan Pemadam Shabodama, Terobosan Personel Polda Kalteng Atasi Karhutla di Lahan Gambut

    Palangka Raya – Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah rawan gambut terus mengalirkan inovasi baru.

    Kali ini inovasi berupa hasil riset terkait penggunaan cairan khusus pemadam api yang dicampurkan dengan air bernama Shabodama tersebut, dikembangkan oleh AKBP Dr. Edia Sutaata, S.H., M.H. yang merupakan personel Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

    AKBP Dr. Edia Sutaata S.H., M.H. yang kesehariannya berdinas sebagai Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda Kalteng itu, mengembangkan cairan pemadam yang berasal dari Jepang dan terbukti efektif memadamkan api di lahan gambut. Inovasi ini dikembangkan bersama Universitas Palangka Raya.

    Edia menyampaikan bahwa Inovasi ini terbukti sangat efektif untuk menjinakkan api, khususnya di medan berat seperti lahan gambut dan tanah mineral. Ini adalah solusi taktis bagi penanggulangan karhutla di wilayah Kalteng.

    “Berdasarkan uji coba lapangan dan riset akademik yang telah ditempuh sejak tahun 2019, cairan ini memiliki sejumlah keunggulan komparatif dibandingkan metode konvensional,” kata AKBP Dr. Edia Sutaata S.H., M.H. bersama tim peneliti lingkungan saat melakukan peninjauan di lokasi lahan pasca-terbakar, Rabu (2/9/2026).

    Dirinya memaparkan bahwa Keunggulan dari formula ini adalah ramah lingkungan, cepat meresap, dan hemat air di musim kemarau.

    “Ini adalah solusi taktis bagi penanggulangan karhutla di lahan gambut. 2.000 liter air bersih dicampur dengan 2 liter cairan Sabundama sudah mampu menghasilkan daya padam yang masif dan cepat,” beber Edia.

    Edia menambahakan bahwa penerapan cairan ramah lingkungan ini bukan hal baru. Sejak tahun 2015 hingga kini, riset dan implementasi lapangan telah masif dilakukan di berbagai wilayah Kalimantan Tengah, seperti Kabupaten Pulang Pisau pada saat AKBP Dr Edia menjabat Waka Polres Pulpis, Kota Palangka Raya, Sampit, hingga Pangkalan Bun.

    “Efektivitas metode ini bahkan telah dikirim dan diuji coba untuk penanggulangan karhutla di Provinsi Riau,” tutupnya.

  • Cegah Karhutla dari Hulu, Pasis SIP dan Bhabinkamtibmas Gunung Mas Edukasi Warga Larangan Membakar Lahan

    Cegah Karhutla dari Hulu, Pasis SIP dan Bhabinkamtibmas Gunung Mas Edukasi Warga Larangan Membakar Lahan

    Kuala Kurun – Polres Gunung Mas memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui kegiatan edukasi yang melibatkan Tim Edukasi Pasis SIP Lemdiklat Polri BKO Polres Gunung Mas bersama Satbinmas dan personel Bhabinkamtibmas jajaran. Sosialisasi menyasar masyarakat dengan pesan utama agar tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara membakar, Rabu (2/9/2026).

    Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan lokasi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, serta Mako Polres Gunung Mas. Selain sosialisasi langsung, personel juga membagikan dan memasang pamflet berisi imbauan pencegahan pembakaran lahan.

    Kegiatan dihadiri Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., Kasatbinmas Polres Gunung Mas AKP Edy Sudarmanto, Kaurbinopsnal Satbinmas Ipda Sabar Hari Siswanto, Tim Edukasi Pasis SIP Lemdiklat Polri BKO Polres Gunung Mas, serta personel Bhabinkamtibmas jajaran.

    Tim Edukasi Pasis SIP yang melaksanakan kegiatan terdiri dari Yulius Totok Kristianto, Hendri, S.AP., dan Regenson. Mereka memberikan pemahaman mengenai pencegahan Karhutla sekaligus menyosialisasikan Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah terkait larangan pembakaran hutan dan lahan.

    Bhabinkamtibmas menjadi salah satu sasaran kegiatan agar pesan pencegahan tersebut dapat diteruskan kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing. Dengan interaksi Bhabinkamtibmas yang langsung bersentuhan dengan warga, edukasi mengenai bahaya pembakaran lahan diharapkan dapat disampaikan secara lebih luas dan berkelanjutan.

    Selain kepada personel, edukasi diberikan langsung kepada masyarakat. Petugas mengingatkan agar lahan yang sudah kering, telah ditebang, maupun yang masih dalam proses pengelolaan tidak dibersihkan dengan cara dibakar karena berpotensi menimbulkan kebakaran yang dapat meluas.

    Kasatbinmas Polres Gunung Mas AKP Edy Sudarmanto, mewakili Kapolres Gunung Mas menyampaikan bahwa pencegahan membutuhkan keterlibatan masyarakat sejak sebelum munculnya titik api. “Kami mengajak masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama, karena ketika api sudah meluas, penanganannya tentu menjadi jauh lebih sulit,” ujarnya.

    Menurutnya, pendekatan edukatif menjadi salah satu langkah penting agar masyarakat memahami risiko Karhutla dan turut mengambil peran dalam menjaga lingkungan. Informasi mengenai larangan pembakaran lahan juga perlu disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami sehingga dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

    Pemasangan pamflet dilakukan sebagai media pengingat bagi masyarakat di lokasi yang dinilai relevan. Materi tersebut berisi pesan pencegahan pembakaran lahan serta ajakan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi kebakaran.

    Keterlibatan Satbinmas, Bhabinkamtibmas, dan Pasis SIP dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pendekatan humanis kepolisian. Personel tidak hanya menyampaikan larangan, tetapi membangun komunikasi langsung dengan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan Karhutla.

    Polres Gunung Mas berharap edukasi tersebut dapat mendorong masyarakat semakin peduli terhadap kondisi lingkungan dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran. Sinergi antara kepolisian, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan terus diperkuat sehingga pencegahan Karhutla serta pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Gunung Mas semakin efektif dan berkelanjutan. (sp)

  • Generasi Muda Peduli Lingkungan, Mahasiswa PTIK Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di SMAN 2 Kuala Kapuas

    Generasi Muda Peduli Lingkungan, Mahasiswa PTIK Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di SMAN 2 Kuala Kapuas

    Upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui edukasi dan pendekatan langsung kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

    Kali ini, Mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla kepada para pelajar di SMA Negeri 2 Kuala Kapuas.

    Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan dampak luas bagi masyarakat.

    Dalam sosialisasi tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai berbagai faktor yang dapat memicu terjadinya Karhutla, bahaya dan dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah kebakaran.

    Mahasiswa PTIK juga mengajak para siswa untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta turut menyampaikan informasi kepada keluarga maupun lingkungan sekitar.

    Pendekatan kepada kalangan pelajar dinilai penting karena generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Edukasi yang diberikan diharapkan tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat.

    “Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran seluruh elemen masyarakat. Melalui edukasi kepada pelajar, kami berharap kesadaran untuk menjaga lingkungan dapat tumbuh sejak dini,” ujar salah satu petugas dalam kegiatan tersebut.

    Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para pelajar tampak antusias mengikuti penyampaian materi dan memahami pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.

    Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa PTIK bersama Polsek Kapuas Timur menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla harus dilakukan secara bersama-sama, tidak hanya melalui penanganan ketika kebakaran terjadi, tetapi juga dengan membangun kesadaran masyarakat sejak awal.