Kategori: Uncategorized

  • Personil Polsek Sanaman Mantikei Rutin Cek Debit Air

    Personil Polsek Sanaman Mantikei Rutin Cek Debit Air

    Polres Katingan – Personil Polsek Sanaman melaksanakan kegiatan patroli dan pengecekan debit air Das Samba yang berada di Wilayah Kecamatan Sanaman Mantikei dan Kecamatan Petak Malai, Kamis (10/9/2026).

    Kapolsek Sanaman Mantikei Ipda Dr. Dedy, S.H., M.H. mengatakan kalau pengecekan debit air ini rutin dilaksanakan sebagai upaya mengantisipasi musibah banjir yang bisa terjadi saat curah hujan yang cukup tinggi.

    Saat ini debit air Das Samba di Wilayah Kecamatan Sanaman Mantikei dan Kecamatan Petak Malai dalam keadaan normal dengan ketinggian air ± 6 Meter ke atas permukaan tanah, untuk cuaca di wilayah Kecamatan Petak Malai dan Kecamatan Sanaman Mantikei dalam keadaan Cerah, sedangkan untuk Pery penyebrangan berjalan dengan aman dan lancar.

    Salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, akan terus melakukan upaya pemantauan debit air sungai Das Samba khususnya di Wilayah Hukum Polsek Sanaman Mantikei.

    “Upaya yang sudah dilakukan oleh Polsek Sanaman Mantikei yaitu memberikan peringatan dini kepada warga agar berhati-hati dalam beraktivitas dan menjaga anak-anak kecil mengingat air masih mengalami peningkatan,” ujarnya. (dry26)

  • Kapolda Kalteng Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Kerja Wapres RI di Bumi Tambun Bungai

    Kapolda Kalteng Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Kerja Wapres RI di Bumi Tambun Bungai

    Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabumi Raka di Bandara Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya, Kamis (10/9/2026).

    Selain Kapolda, turut hadir Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai, serta unsur Forkopimda lainnya.

    Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menyampaikan bahwa jajaran TNI-Polri bersama Forkopimda telah menyiapkan pengamanan maksimal selama kunjungan kerja Wapres RI di Kalimantan Tengah.

    “Kami bersama Forkopimda berkomitmen penuh mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Bapak Wakil Presiden di Kalteng,” ujar Kabidhumas.

    Kombes Budi menyebut, selama berada di Palangka Raya, Wapres RI dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda, di antaranya meninjau upaya penanganan karhutla, meninjau sekolah dan lainnya.

    “Kami berharap kunjungan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Kalteng. Polri siap mengawal setiap program pemerintah agar berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

  • Satgas Edukasi Karhutla Aman Nusa II Lakukan Pendinginan Lahan Terbakar di Jalan Mahir Mahar

    Satgas Edukasi Karhutla Aman Nusa II Lakukan Pendinginan Lahan Terbakar di Jalan Mahir Mahar

    Palangka Raya – Satgas Edukasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Operasi Aman Nusa II yang melibatkan Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun 2026 terus berupaya mencegah meluasnya kebakaran lahan di wilayah Kota Palangka Raya.

    Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan melaksanakan pendinginan (cooling down) pada lahan yang sebelumnya terbakar di kawasan Jalan Mahir Mahar, Kota Palangka Raya, Kamis (10/9/2026).

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Irjen Pol Rakhmad Setyadi dan Brigjen Pol Ivan Adhityas Nugraha, bersama tim Satgas Edukasi Karhutla dan Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun 2026.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabidhumas menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan ini.

    “Pendinginan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan tidak terdapat lagi titik api maupun bara yang berpotensi memicu munculnya kembali kebakaran,” ungkapnya.

    Sementara itu, salah satu personel serdik mengungkapkan bahwa penyiraman dilakukan secara menyeluruh pada area yang terdampak, terutama pada bagian lahan yang masih berpotensi menyimpan panas.

    Selain melakukan penanganan di lokasi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya edukasi dan mitigasi Karhutla kepada masyarakat. Petugas mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada lahan yang mudah terbakar selama kondisi cuaca panas dan kering.

    “Melalui kegiatan ini, Satgas Edukasi Karhutla Operasi Aman Nusa II bersama Serdik Sespimti Polri menunjukkan komitmen untuk memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla secara langsung di lapangan,” ujarnya.

    Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat, sehingga setiap potensi Karhutla dapat ditangani sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

  • FGD Strategi Mitigasi Karhutla, Polda Kalteng Bahas Karakteristik Lahan Gambut yang Mudah Terbakar

    FGD Strategi Mitigasi Karhutla, Polda Kalteng Bahas Karakteristik Lahan Gambut yang Mudah Terbakar

    Palangka Raya – Peserta Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun 2026 melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari rangkaian pendidikan dan pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan kepemimpinan strategis di lingkungan Polri.

    Kegiatan FGD tersebut menjadi sarana bagi para Serdik untuk berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai berbagai permasalahan strategis, khususnya terkait upaya mitigasi dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polda Kalimantan Tengah.

    FGD yang digelar bersama Satgas Edukasi Karhutla Operasi Aman Nusa II tersebut mengangkat tema “Strategi Mitigasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Hukum Polda Kalimantan Tengah.”

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Arya Dharma Polda Kalteng, Kamis (10/9/2026), dan dihadiri Irjen Pol Rakhmad Setyadi, Brigjen Pol Ivan Adityas N., bersama tim serta para peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun 2026.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menyampaikan, dalam FGD tersebut salah satu materi yang menjadi perhatian adalah karakteristik lahan gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran.

    “Lahan gambut memiliki kandungan bahan organik dan karbon yang tinggi. Karakteristik tersebut membuat gambut memiliki sifat menyerupai kompos alami yang mudah terbakar ketika berada dalam kondisi kering,” jelas Kabidhumas.

    “Selain itu, lahan gambut juga dapat menyimpan gas metana dan memiliki struktur yang memungkinkan api menjalar tidak hanya di permukaan, tetapi juga membara di bawah permukaan tanah. Kondisi ini menyebabkan kebakaran pada lahan gambut sulit dideteksi dan membutuhkan penanganan yang tepat,” imbuhnya.

    Kombes Budi berharap, melalui FGD tersebut, pemahaman terhadap karakteristik lahan gambut serta pola penyebaran api dapat semakin ditingkatkan, sehingga langkah mitigasi, pencegahan, pemadaman hingga pemulihan dapat dilakukan secara lebih efektif.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman dan strategi antara Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait, akademisi maupun unsur masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla di Kalimantan Tengah.

    Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan Karhutla tinggi.

    Dengan kolaborasi dan sinergi yang kuat, penanggulangan Karhutla diharapkan tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan dan mitigasi sejak dini guna melindungi lingkungan serta masyarakat dari dampak Karhutla.

  • Polda Kalteng Buat 4 Sumur Bor di Lokasi Rawan, Percepat Pemadaman Karhutla

    Polda Kalteng Buat 4 Sumur Bor di Lokasi Rawan, Percepat Pemadaman Karhutla

    Palangka Raya – Untuk memperkuat upaya pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) membangun 4 titik sumur bor di wilayah rawan kebakaran. Langkah ini diambil agar sumber air siap digunakan tim pemadam kapan saja.

    Adapun ke empat lokasi pembuatan sumur bor tersebut, diantaranya di Jl. D.A. Tawa Ujung, Jl. Yos Sudarso Ujung, Jl. Diklat (SD Alam) dan dekat Rusun Ditsamapta.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Dirsamapta Kombes Pol Viddy Damasela menyampaikan bahwa pembuatan sumur bor ini menjadi bagian dari strategi Polda Kalteng dalam mempercepat respon saat terjadi titik api.

    Dengan adanya sumber air di lokasi, tim gabungan tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mengambil air sehingga proses pemadaman bisa lebih cepat.

    “Kami membangun 4 sumur bor di titik-titik rawan karhutla. Tujuannya agar ketika ada kebakaran, air langsung tersedia di lokasi. Ini sangat membantu mempercepat pemadaman, baik untuk satgas darat maupun untuk pengisian helikopter water bombing,” ujarnya Dirsamapta. Kamis (10/9/2026).

    Menurut Kombes Viddy kesiapan infrastruktur air menjadi kunci utama dalam penanganan karhutla. Selain sumur bor, Polda Kalteng juga terus mengoptimalkan penggunaan cairan surfaktan dan mengerahkan tim gabungan TNI-Polri, BPBD, serta masyarakat.

    “Karhutla tidak bisa ditangani sendiri. Dengan adanya sumur bor ini, kita ingin memastikan tidak ada kendala air di lapangan. Harapannya api bisa segera dipadamkan sebelum meluas,” jelasnya.

    Pembuatan sumur bor ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat sekitar. Warga juga dilibatkan dalam perawatan agar sumur bor dapat digunakan jangka panjang, tidak hanya saat musim kemarau.

    “Polda Kalteng berharap dengan tambahan infrastruktur ini, angka kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah dapat ditekan secara signifikan,” tutupnya.

  • ‎Ditpolairud Polda Kalteng Sosialisasikan Cegah Karhutla, Jaga Alam Kita

    ‎Ditpolairud Polda Kalteng Sosialisasikan Cegah Karhutla, Jaga Alam Kita



    ‎polair.kalteng.polri.go.id
    ‎Sampit – Ditpolairud Polda Kalteng melalui KP XVIII-1004 mengupayakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan melalui sosialisasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis mengingat musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran.

    ‎Dalam sosialisasi, disampaikan bahwa membakar hutan dan lahan tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga menimbulkan polusi asap yang mengganggu kesehatan, menghambat transportasi, dan merugikan perekonomian. Masyarakat juga diberikan informasi tentang sanksi hukum bagi yang melanggar larangan pembakaran lahan.

    ‎Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan S.I.K.,M.Si. melalui Dirpolairud Polda Kalteng Kombes. Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., menyampaikan”Kami tidak sekadar melarang, tetapi juga memberikan solusi—cara membuka lahan tanpa bakar, pengolahan sisa tanaman yang ramah lingkungan, hingga akses bantuan bagi petani yang mau beralih ke metode pertanian yang lebih berkelanjutan,” ungkapnya.(Hj)

  • Gerak Cepat di Tengah Malam, Tim Karhutla Padamkan Api di Jalan Sinar Kahayan

    Gerak Cepat di Tengah Malam, Tim Karhutla Padamkan Api di Jalan Sinar Kahayan

    Palangka Raya – Tim Bravo 1 dan Tim Bravo 2 Karhutla bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Sinar Kahayan, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kamis (10/09/2026).

    Sesampainya di lokasi, personel langsung melaksanakan pemadaman terhadap kobaran api yang masih membakar area lahan. Penanganan dilakukan secara bersama-sama untuk mempercepat proses pemadaman dan mengendalikan api agar tidak menjalar ke kawasan di sekitarnya.

    Kondisi malam hari tidak mengurangi kesiapsiagaan personel dalam melaksanakan tugas. Dengan dukungan peralatan pemadaman, personel terus bergerak menyusuri area yang terbakar untuk mencari dan memadamkan titik-titik api.

    Selain memadamkan kobaran api, personel juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna mengantisipasi adanya bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar terkendali.

    Penanganan yang dilakukan hingga malam hari ini merupakan bentuk kesigapan personel Satbrimob Polda Kalteng dalam merespons kejadian Karhutla. Setiap titik api yang ditemukan segera ditangani guna mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

    Personel akan terus melakukan pemantauan terhadap lokasi pascapemadaman sebagai langkah antisipasi terhadap munculnya kembali titik api. Upaya ini sekaligus menjadi bentuk komitmen dalam mendukung pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kota Palangka Raya.

  • Brimob Kalteng Padamkan Karhutla di Desa Batu Kotam Lamandau

    Brimob Kalteng Padamkan Karhutla di Desa Batu Kotam Lamandau

    Lamandau – Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalteng kembali bergerak melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Lamandau.

    Pada Kamis, 10 September 2026, personel melaksanakan pemadaman Karhutla di Desa Batu Kotam, Kecamatan Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau. Personel dikerahkan untuk menangani titik api sekaligus mencegah kobaran api meluas ke area di sekitarnya.

    Dalam pelaksanaannya, personel tetap mengutamakan keselamatan dan melakukan penanganan secara terukur sesuai kondisi di lapangan. Upaya tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan Satbrimob Polda Kalteng dalam membantu menjaga wilayah dari dampak Karhutla.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa jajarannya akan terus siap membantu penanganan Karhutla di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

    “Kami terus mengerahkan personel untuk melakukan penanganan Karhutla, termasuk di wilayah Lamandau. Setiap titik api harus segera ditangani agar tidak berkembang dan meluas. Saya juga mengingatkan seluruh personel untuk tetap mengutamakan keselamatan selama bertugas,” ujar Kombes Pol. Dieno.

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

    “Kami berharap sinergi seluruh pihak dapat terus terjaga, sehingga Karhutla dapat ditangani dengan baik dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

  • Perkuat Keselamatan di Lingkungan Rumah Sakit, Rumkit Bhayangkara Gelar Pelatihan bagi Tenant, Vendor, Pekerja Konstruksi, dan Mahasiswa Praktik

    Perkuat Keselamatan di Lingkungan Rumah Sakit, Rumkit Bhayangkara Gelar Pelatihan bagi Tenant, Vendor, Pekerja Konstruksi, dan Mahasiswa Praktik

    Palangka Raya – Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Biddokkes Polda Kalimantan Tengah menggelar Pelatihan Pengelolaan Fasilitas dan Program Keselamatan bagi Tenant/Penyewa Lahan, Vendor, Pekerja Konstruksi, dan Mahasiswa Praktik yang bertempat di Aula Gawi Hapakat Rumkit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya**, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperkuat budaya keselamatan serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh pihak yang beraktivitas di lingkungan Rumkit Bhayangkara.

    Pelatihan tersebut diikuti oleh tenant atau penyewa lahan, vendor, pekerja konstruksi, serta mahasiswa yang sedang melaksanakan praktik. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan fasilitas dan penerapan program keselamatan di lingkungan rumah sakit, termasuk keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan lingkungan, pencegahan dan penanggulangan kebakaran, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, serta pengenalan terhadap berbagai potensi risiko yang dapat terjadi selama melakukan aktivitas di area rumah sakit.

    Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., mewakili Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. “Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan maupun pegawai rumah sakit, tetapi juga seluruh pihak yang beraktivitas di lingkungan Rumkit Bhayangkara, termasuk tenant, vendor, pekerja konstruksi, dan mahasiswa praktik,” tegasnya.

    Karumkit menambahkan, setiap aktivitas di lingkungan rumah sakit memiliki potensi risiko sehingga diperlukan pemahaman, kewaspadaan, dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan yang telah ditetapkan. Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama sehingga mampu mengenali potensi bahaya, melakukan pencegahan, serta mengambil tindakan yang tepat apabila terjadi kondisi darurat.

    Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk membangun budaya keselamatan (safety culture) yang melibatkan seluruh unsur di lingkungan rumah sakit. Koordinasi antara pihak rumah sakit dengan tenant, vendor, pekerja konstruksi, dan mahasiswa praktik juga terus ditekankan agar setiap kegiatan dapat dilaksanakan secara aman, tertib, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Melalui pelatihan ini, Rumkit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan fasilitas dan program keselamatan secara berkelanjutan. Diharapkan seluruh pihak dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan lingkungan rumah sakit, sehingga tercipta lingkungan yang **aman, tertib, dan mendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. (Har)

  • Brimob Kalteng Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Sejumlah Lokasi Murung Raya

    Brimob Kalteng Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Sejumlah Lokasi Murung Raya

    Murung Raya – Personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalteng bersama tim gabungan terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Murung Raya.

    Pada Kamis, 10 September 2026, personel bersama tim gabungan melaksanakan pemadaman di sejumlah lokasi yang terjadi Karhutla. Dengan mengutamakan keselamatan personel, tim bergerak menuju titik-titik yang membutuhkan penanganan dan berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke area lainnya.

    Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan koordinasi di lapangan. Kondisi lahan dan cuaca menjadi perhatian personel dalam menentukan langkah pemadaman, sehingga upaya yang dilakukan dapat berjalan secara efektif dan tetap aman.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pihaknya terus mengerahkan personel untuk membantu penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

    “Kami terus mengingatkan personel untuk tetap siap dan sigap dalam menghadapi Karhutla. Setiap titik api yang ditemukan segera ditangani bersama tim gabungan, dengan tetap memperhatikan keselamatan personel dan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Dieno.

    Ia menambahkan, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama dan kepedulian dari seluruh pihak. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran meluas.

    “Kami berharap upaya yang dilakukan bersama ini dapat membantu mengendalikan Karhutla dan menjaga situasi di wilayah Murung Raya tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.