Penulis: Admin

  • ‎Upaya pencegahan Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Kecamatan Katingan Hulu dan Bukit Raya, Bhabinkamtibmas sosialisasi kepada masyarakat.

    ‎Upaya pencegahan Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Kecamatan Katingan Hulu dan Bukit Raya, Bhabinkamtibmas sosialisasi kepada masyarakat.



    ‎Polsek Katingan Hulu dan Bukit Raya – Polres Katingan – Polda Kalimantan Tengah

    ‎Salah satu upaya Polsek Katingan Hulu dan Bukit Raya dalam rangka mencegah Penambangan Emas Tanpa Ijin pihaknya melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat,Minggu,30/8/2026 pagi.

    ‎Kapolres Katingan AKBP DODIK HARTONO, S.H.,S.I.K,.M.H. melalui Kapolsek Katingan Hulu IPTU YUBAMBANG KUSNADY, S.H., mengatakan Polsek Katingan Hulu Polres Katingan membenarkan bahwa pihaknya rutin melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk pencegahan serta mengajak masyarakat bersama-sama untuk agar tidak melakukan penambangan tanpa ijin mengingat kegiatan Peti tersebut sekarang dilarang dan ada Undang-Undang yang sudah mengaturnya, karena dampaknya cukup besar bagi ekosistem alam, manusia serta flora dan fauna.

    ‎”Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personil Polsek Katingan Hulu melalui Bhabinkamtibmas desa Tumbang Hangei II Bripka Khairul Anwar dengan sasaran masyarakat yang ada di Kec.Katingan Hulu, Kab. Katingan, Prov. Kalimantan Tengah.

    ‎”Kami langsung menyambangi Masyarakat yang berada di desa-desa di wilayah Kec.Katingan Hulu agar peduli dan siap bekerjasama dengan pihak yang berwajib untuk menindaklanjuti apabila ada dari masyarakat ataupun luar yang melakukan tindak pidana penambangan emas tanpa ijin” tambahnya.(pkhbr)

  • ‎Upaya Pencegahan Penebangan Hutan secara Liar (Ilegal Logging), Bhabinkamtibmas sosialisasi kepada masyarakat.

    ‎Upaya Pencegahan Penebangan Hutan secara Liar (Ilegal Logging), Bhabinkamtibmas sosialisasi kepada masyarakat.



    ‎Polsek Katingan Hulu dan Bukit Raya – Polres Katingan – Polda Kalimantan Tengah.

    ‎Salah satu upaya Polsek Katingan Hulu dalam rangka mencegah Penebangan Hutan secara Liar (Ilegal Logging) pihaknya melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat,Minggu(30/8/2026) pagi.

    ‎Kapolres Katingan AKBP DODIK HARTONO, S.H.,S.I.K,.M.H. melalui Kapolsek Katingan Hulu dan Bukit Raya IPTU YUBAMBANG KUSNADY S.H., mengatakan Polsek Katingan Hulu dan Bukit Raya Polres Katingan membenarkan bahwa pihaknya rutin melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk pencegahan serta mengajak masyarakat bersama-sama untuk agar tidak melakukan Penebangan Hutan secara Liar (Ilegal Logging) mengingat kegiatan Ilegal Logging tersebut sekarang dilarang dan ada Undang-Undang yang sudah mengaturnya,

    ‎Kegiatan Ilegal Logging memiliki dampak yang luas dan sangat merugikan baik bagi lingkungan maupun masyarakat rusaknya ekosistim hutan dan keanekaragaman hayati, bencana alam ( banjir dan longsor )

    ‎”Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personil Polsek Katingan Hulu dan Bukit Raya melalui Bhabinkamtibmas desa Tumbang Hangei II Bripka Khairul Anwar dengan sasaran masyarakat yang ada di Kec.Katingan Hulu, Kab. Katingan, Prov. Kalimantan Tengah.

    ‎”Kami langsung menyambangi Masyarakat yang berada di desa-desa di wilayah Kec.katingan Hulu agar peduli dan siap bekerjasama dengan pihak yang berwajib untuk menindaklanjuti apabila ada dari masyarakat ataupun luar yang melakukan tindak pidana Penebangan Hutan secara Liar (Ilegal Logging)” tambahnya.

  • Bhabinkamtibmas Polsek Mendawai cek lokasi pemanfaatan pekarangan rumah warga binaan.

    Bhabinkamtibmas Polsek Mendawai cek lokasi pemanfaatan pekarangan rumah warga binaan.

    Polres Katingan- Dalam upaya untuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, jajaran Bhabinkamtibmas Desa Mekar Tani Polsek Mendawai Brigpol Bimo Restu Pebrianto terus mengintensifkan kunjungan ke warga binaan di berbagai wilayah. Minggu (30/08/26) siang, Petugas Bhabinkamtibmas mensosialisasikan dari program ketahanan pangan ini adalah untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan di masyarakat, dengan menyediakan ketersediaan pangan yang cukup dari berbagai sumber termasuk tanaman, ternak, dan ikan.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono.,S.I.K., S.H., M.H. melalui Kapolsek Mendawai, Ipda Sudirman, S.sos menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya nyata dari Polsek Mendawai untuk turut serta menjaga kedaulatan pangan di tingkat lokal. “Kami ingin memastikan masyarakat memiliki pemahaman dan keterampilan untuk mendukung ketersediaan pangan, sekaligus meningkatkan perekonomian mereka,” ujarnya.

    Langkah ini diharapkan dapat membantu warga dalam memaksimalkan potensi sumber daya yang ada serta mendukung tercapainya ketahanan pangan yang merata di seluruh wilayah.

  • Upaya Pencegahan Karhutla, Bhabinkamtibmas Rutin Himbau Masyarakat tentang Bahaya Karhutla

    Upaya Pencegahan Karhutla, Bhabinkamtibmas Rutin Himbau Masyarakat tentang Bahaya Karhutla

    Polsek Mendawai – Polres Katingan – Polda Kalteng

    Kebakaran hutan dan lahan selalu mengintai kita setiap saat, apabila beberapa waktu tidak terdapat hujan, kita harus meningkatkan kewaspadaan. Pada beberapa tahun belakangan dengan tidak panjangnya musim kemarau, kita aman dari karhutla. Selain tidak adanya kemarau panjang, Polsek Mendawai, jajaran Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah telah melakukan upaya dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, pihaknya rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat, Minggu (30/08/2026) Pagi.

    Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono.,S.I.K., S.H., M.H. melalui Kapolsek Mendawai Ipda Sudirman,S.Sos membenarkan bahwa pihaknya memang rutin melakukan Sosialisasi tentang Karhutla kepada masyarakat baik melalui kegiatan sambang, pemasangan spanduk, penyebaran/pemasangan maklumat Kapolda Kalteng, pemetaan daerah-daerah rawan kebakaran hutan dan lahan.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personil Polsek Mendawai dengan sasaran masyarakat yang ada di Kec. Mendawai, Kab. Katingan, Prov. Kalimantan Tengah.

    Kami mengharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat memahami dan dapat bekerja sama untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, yang dapat berdampak terjadinya bencana kabut asap.

    “Kami langsung menyambangi masyarakat yang ada di desa tersebut dengan tujuan untuk memberikan pemahaman secara humanis atau edukasi kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dikarenakan aktivitas tersebut dapat dikenakan sanksi hukum bagi para pelaku pembakaran serta dapat menimbulkan bencana kabut asap dan dampak terhadap kesehatan,” tutupnya.

  • Pengendalian Karhutla, Dirsamapta Polda Kalteng Hadir Bersama Anggota Di Lapangan

    Pengendalian Karhutla, Dirsamapta Polda Kalteng Hadir Bersama Anggota Di Lapangan

    PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) melalui Direktorat Samapta (Ditsamapta) terus mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Guna memastikan kesiapsiagaan sarana dan prasarana, personel Ditsamapta didampingi langsung oleh pucuk pimpinannya untuk memimpin pemadaman titik api di lokasi rawan wilayah Palangka Raya dan sekitarnya, Minggu (30/8/2026).

    Langkah ini merupakan wujud kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat guna merespons cepat ancaman karhutla yang berpotensi menimbulkan bencana kabut asap di Bumi Tambun Bungai.

    Dirsamapta Polda Kalteng Kombespol Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M., yang mewakili Kapolda Kalteng Irjenpol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa jajarannya turun ke lokasi rawan kebakaran untuk memberikan dukungan moril kepada para anggota dan tim gabungan. Setiap personel dipastikan memiliki kondisi fisik yang prima serta peralatan yang siap pakai untuk memutus sebaran api secepat mungkin.

    “Kehadiran kami di lapangan bersama anggota adalah wujud nyata komitmen Polri dalam mengendalikan karhutla. Kami ingin memastikan setiap personel di lapangan memiliki moril yang tinggi dan peralatan yang memadai agar titik api bisa langsung ditangani,” jelas Viddy.

    Proses penanganan di lapangan dilakukan secara sinergis. Dirsamapta bersama anggota terus bahu-membahu dan bekerja sama dengan instansi instansi terkait untuk memadamkan api yang berkobar.

    Selain melakukan upaya pemadaman dan pendinginan lahan yang terbakar, personel di lapangan juga gencar menggiatkan patroli dialogis. Satgas Karhutla menyambangi warga di sekitar kawasan hutan dan lahan pertanian untuk memberikan edukasi langsung mengenai larangan dan bahaya membuka lahan dengan cara dibakar.

    “Masalah karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Sesuai arahan Bapak Kapolda, kami mengimbau dengan tegas kepada seluruh masyarakat maupun pihak perusahaan perkebunan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Jika melihat ada titik api sekecil apa pun, segera laporkan ke Bhabinkamtibmas atau petugas terdekat agar bisa dipadamkan sebelum meluas,” tegasnya.

    Melalui patroli intensif dan pengendalian yang masif, Ditsamapta Polda Kalteng berkomitmen menindak tegas secara hukum para pelaku pembakaran, dengan harapan kondisi cuaca kemarau saat ini tidak lagi memicu munculnya titik api baru. (Pids/)

  • Satgas Karhutla Lemdiklat Polri Edukasi Saka Bhayangkara Polres Lamandau tentang Pencegahan Karhutla

    Satgas Karhutla Lemdiklat Polri Edukasi Saka Bhayangkara Polres Lamandau tentang Pencegahan Karhutla

    Lamandau – Satgas Karhutla Lemdiklat Polri memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada peserta Saka Bhayangkara Polres Lamandau dalam rangkaian Pendidikan Dasar (Diksar) Saka Bhayangkara Angkatan ke-19, Minggu pagi (30/08/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla, faktor penyebab terjadinya kebakaran, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan kehidupan sosial ekonomi.

    Satgas Karhutla Lemdiklat Polri juga mengajak para peserta untuk turut berperan dalam upaya pencegahan Karhutla dengan menjadi pelopor di lingkungan masing-masing. Peserta diingatkan agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

    Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta Saka Bhayangkara mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membangun kepedulian generasi muda terhadap pencegahan Karhutla.

    Melalui kegiatan ini, Saka Bhayangkara Polres Lamandau diharapkan mampu menjadi mitra Polri dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat serta turut berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

    Kegiatan edukasi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (Hms)

  • Cegah Karhutla, Mahasiswa STIK Polri Bersama Polsek Selat Padamkan Sisa Api dan Edukasi Warga

    Cegah Karhutla, Mahasiswa STIK Polri Bersama Polsek Selat Padamkan Sisa Api dan Edukasi Warga

    Kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat ditunjukkan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri melalui kegiatan pengabdian masyarakat di Kabupaten Kapuas, Minggu (30/8/2026).

    Tak hanya memberikan edukasi, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri bersama Polsek Selat juga turun langsung ke lapangan untuk mengecek sekaligus melakukan pemadaman sisa api di lokasi kebakaran lahan di Jalan Handel Selamat RT 21, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

    Pengecekan lokasi dilakukan sekitar pukul 09.03 WIB. Saat tiba di lokasi, petugas dan mahasiswa STIK mendapati masih terdapat sisa api yang mulai kembali menyala. Api diduga berasal dari sisa kebakaran sebelumnya yang belum sepenuhnya padam akibat sulitnya mendapatkan sumber air serta kondisi lokasi yang tidak mudah dijangkau peralatan pemadam kebakaran.

    Dengan didampingi Kapolsek Selat AKP Tadik, S.H., M.M., mahasiswa STIK bersama personel kemudian bergerak melakukan pemadaman secara langsung untuk memastikan titik api benar-benar padam dan tidak kembali meluas.

    Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa upaya pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan tindakan bersama di lapangan.

    Usai melakukan pengecekan dan pemadaman, kegiatan pengabdian masyarakat dilanjutkan di Aula Kecamatan Bataguh sekitar pukul 11.30 WIB. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

    Kegiatan dihadiri Kapolsek Selat, Camat Bataguh, Sekcam Bataguh, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri, perwakilan Danramil Kota, personel Polsubsektor Bataguh, serta masyarakat dan relawan Kecamatan Bataguh.

    Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah maupun menanggulangi Karhutla, khususnya di tengah kondisi kebakaran lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

    Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri tidak hanya hadir sebagai bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat dengan terjun langsung membantu pemadaman sekaligus membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.

    Kapolsek Selat AKP Tadik, S.H., M.M., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari aparat, pemerintah daerah, relawan hingga masyarakat.

    “Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kepedulian masyarakat sangat penting untuk mencegah api agar tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujarnya.

    Dengan sinergi dan kepedulian bersama, diharapkan upaya pencegahan Karhutla di Kabupaten Kapuas dapat semakin kuat, sehingga lingkungan tetap terjaga dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

  • Perkuat Kebersamaan, Kapolda Kalteng Motivasi Satgas Karhutla Lewat Makan Siang Bersama

    Perkuat Kebersamaan, Kapolda Kalteng Motivasi Satgas Karhutla Lewat Makan Siang Bersama

    Palangka Raya – Di tengah kesibukan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menyempatkan diri makan siang bersama personel Satgas Karhutla, Minggu (30/8/2026).

    Kegiatan sederhana ini dilakukan usai Kapolda memantau langsung titik api di kawasan Karhutla Jl. Mahir Mahar Kota Palangka Raya, dengan duduk lesehan bersama personel Satgas Karhutla.

    Suasana keakraban langsung terasa di antara para personel yang sejak pagi bertugas memadamkan api.

    “Kegiatan seperti ini penting. Kita makan bersama, bercerita bersama. Tujuannya untuk menumbuhkan kebersamaan, saling menguatkan, dan menjaga motivasi personel di lapangan,” ujar Kapolda Kalteng.

    Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mendengarkan langsung kendala dan masukan dari personel di lapangan terkait sarana, logistik, hingga kondisi kesehatan akibat asap.

    Irjen Iwan menegaskan bahwa pimpinan akan terus mendukung kebutuhan Satgas agar operasi pemadaman dapat berjalan maksimal.

    “Rekan-rekan semua adalah garda terdepan. Kelelahan fisik pasti ada, tapi semangat harus tetap dijaga. Negara dan masyarakat menunggu kerja keras kita. Pantang pulang sebelum padam,” tegasnya sambil menyemangati personel.

    Aksi makan siang bersama ini mendapat apresiasi dari anggota Satgas. Mereka mengaku lebih termotivasi dan merasa dekat dengan pimpinan setelah bisa berinteraksi langsung di luar struktur komando.

    Kapolda Kalteng berharap kebersamaan seperti ini dapat terus dijaga hingga Karhutla di Kalimantan Tengah benar-benar tertangani dan tidak berdampak luas ke masyarakat.

  • Polsek Bulik Bersama Manggala Agni Padamkan Karhutla di Desa Kujan

    Polsek Bulik Bersama Manggala Agni Padamkan Karhutla di Desa Kujan

    Lamandau – Personel Polsek Bulik bersama tim gabungan Manggala Agni Kabupaten Lamandau bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Sabtu (29/08/2026).

    Tindakan tersebut dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya titik asap di kawasan lahan kering. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Bulik bersama tim gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman dengan menggunakan peralatan pemadam dan perlengkapan pendukung lainnya.

    Kapolsek Bulik AKP Karno, S.H. menyampaikan bahwa sinergitas antarinstansi sangat diperlukan dalam penanganan Karhutla, khususnya untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas ke wilayah sekitar.

    “Petugas di lapangan berupaya maksimal melakukan pemadaman dan pendinginan pada titik-titik api. Kondisi vegetasi yang kering serta angin menjadi tantangan dalam proses pemadaman,” ujar Kapolsek.

    Setelah dilakukan upaya pemadaman dan pendinginan secara bersama-sama, titik api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke area lainnya. Petugas juga memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap dalam keadaan aman.

    Polsek Bulik kembali mengimbau masyarakat, khususnya warga Desa Kujan, agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan titik api agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

    Polsek Bulik bersama unsur terkait akan terus meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan sebagai langkah pencegahan Karhutla, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. (Hms)

  • Kasat Binmas Polres Lamandau Pimpin Upacara Penutupan Diksar Saka Bhayangkara Angkatan ke-19

    Kasat Binmas Polres Lamandau Pimpin Upacara Penutupan Diksar Saka Bhayangkara Angkatan ke-19

    Lamandau – Kasat Binmas Polres Lamandau AKP Edy Jaka Purwanto memimpin upacara penutupan Pendidikan Dasar (Diksar) Saka Bhayangkara Angkatan ke-19 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kabupaten Lamandau, Minggu (30/08/2026).

    Upacara tersebut menjadi rangkaian akhir dari pelaksanaan Diksar Saka Bhayangkara Angkatan ke-19 yang diikuti para peserta sebagai bagian dari pembinaan generasi muda untuk meningkatkan kedisiplinan, keterampilan, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

    Dalam amanatnya, AKP Edy Jaka Purwanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dengan penuh semangat dan disiplin. Ilmu, pengalaman, serta nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti Diksar diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Kasat Binmas juga berpesan agar anggota Saka Bhayangkara menjadi generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, taat terhadap aturan, serta mampu memberikan contoh positif di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

    Ia juga mendorong para peserta untuk terus menjaga kekompakan, meningkatkan kemampuan, serta turut berperan dalam kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

    Upacara penutupan berlangsung dengan tertib, aman, dan khidmat. Dengan berakhirnya kegiatan Diksar tersebut, diharapkan seluruh peserta dapat menjadi generasi muda yang disiplin, mandiri, memiliki semangat kebangsaan, serta mampu berperan aktif dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lamandau. (Hms)