Polsek Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan, Polres Katingan, Polda Kalteng Piket menyambangi Warga Kel.Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Kabupaten Katingan,Minggu (23/8/2026) Siang.
Pada kesempatan sambang menyampaikan imbauan kepada warga Kel.Pendahara agar tidak terjerumus penyalahgunaan narkoba.
Diungkapkan Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan IPTU UDUNG S.H M.H., maraknya peredaran narkoba membuat polri melakukan berbagai cara pencegahan salah satunya dengan menyampaikan imbauan secara rutin kepada masyarakat.
Pihaknya mengimbau masyarakat harus waspada terhadap peredaran narkoba.
”Bahkan sekarang banyak modus peredaran narkoba menggunakan sistem Cash on delivery (COD) dan ajakan penggunaan narkoba, serta iming-iming uang untuk menjadi pengedar,” ujarnya.
Kapolsek menyampaikan sejumlah poin penting mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba, antara lain pengenalan jenis-jenis narkoba, sumber, efek, bahaya, dampak sosial, sanksi hukum, serta langkah-langkah pencegahannya.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat agar lebih waspada dan mampu mengenali bahaya narkoba. Pencegahan paling efektif dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat,” tutupnya. (ptsg
Blog
-

Melalui Media Spanduk, Polsek Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan Imbau Warga Tidak Terjerumus Penyalahgunaan Narkoba.
-

Perkuat Kamtibmas, Polsek Katingan Tengah Sambangi Warga
Polres Katingan–Polsek Katingan Tengah -Personil Polsek Katingan Tengah melaksanakan Cooling System di wilkum Polsek Katingan, minggu(23/08/2026) pagi.
Giat Sambang tersebut dilaksanakan dalam rangka menyampaikan Bimbingan Penyuluhan (Binluh) Kamtibmas kepada Masyarakat untuk bersinergi dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas
Kapolres Katingan AKBP DODIK HARTONO, S.H.,S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Katingan Tengah IPTU TRIONEDI SISWANTO, S.E., M.M. mengatakan, hal tersebut untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas ditengah-tengah Masyarakat.
Masyarakat juga diminta agar tidak mudah percaya berita Hoaks yang bertujuan untuk membuat kegaduhan, dan keributan yang dapat membuat situasi kamtibmas tidak nyaman, Sambungnya.
“Hal ini dilaksanakan guna menjamin terciptanya kondusifitas kamtibmas”, Sebutnya.
Untuk itu lanjutnya, kepada Masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan dilingkungan masing-masing.
“Diakhir giat yang berjalan kondusif, Masyarakat mengucapakan terima kasih, dan mendukung kepolisian dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas”, Pungkasnya. (KT)
-

Polsek Katingan Tengah Sambang Kamtibmas
Polres Katingan-Polsek Katingan Tengah-personel Polsek Katingan Tengah melakukan patroli sambang ke Wilkum Polsek Katingan Tengah, Dalam kegiatan ini, Personil Polsek memberikan imbauan Kamtibmas kepada warga setempat. Minggu (23/08/2026) pagi
Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat, personil Polsek Katingan berdialog dengan warga sekitar dan memberikan imbauan terkait langkah-langkah untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengunci rumah dengan baik saat meninggalkannya, dan menjaga kerukunan antarwarga.
Kapolres Katingan AKBP DODIK HARTONO, S.H.,S.I.K..M.H. melalui Kapolsek Katingan Tengah IPTU TRIONEDI SISWANTO S.E.,M.M menegaskan pentingnya kegiatan patroli sambang yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas. Beliau mengungkapkan komitmen Polsek Katingan Tengah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di setiap wilayah.
“Melalui patroli sambang dan imbauan Kamtibmas, kita berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Kapolsek juga menambahkan patroli sambang ini adalah salah satu cara kami untuk menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat dan memberikan himbauan terkait keamanan.
-

Dalam Rangka Mendukung Program Pemerintah, Bhabinkamtibmas Desa Tewang Kampung Polsek Mendawai Cek Lokasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Warga
Polres Katingan- Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, jajaran Polsek Mendawai terus mengintensifkan kunjungan ke warga binaan di berbagai wilayah Minggu (23/08/26).
Dalam setiap kunjungannya, Bhabinkamtibmas Desa Tewang Kampung Polsek Mendawai mensosialisasikan dari program ketahanan pangan ini adalah untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan di masyarakat, dengan menyediakan ketersediaan pangan yang cukup dari berbagai sumber termasuk tanaman Cabe dll.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H, S.I.K, M.H. melalui Kapolsek Mendawai, Ipda Sudirman, S.Sos. menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah upaya nyata dari Polsek Mendawai untuk turut serta menjaga kedaulatan pangan di tingkat lokal. “Kami ingin memastikan masyarakat memiliki pemahaman dan keterampilan untuk mendukung ketersediaan pangan, sekaligus meningkatkan perekonomian mereka,” ujarnya.
Langkah ini diharapkan dapat membantu warga dalam memaksimalkan potensi sumber daya yang ada serta mendukung tercapainya ketahanan pangan yang merata di seluruh wilayah.
#swambadapangan #ketahananpangan
#polrimedukungketahananpangan
#polricintapetani #Mendawai #kalteng -

Presiden Prabowo Apresiasi Kalteng Berhasil Tekan Luasan Karhutla dari 500.000 menjadi 7.000 hektare
Palangka Raya – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) serta seluruh jajaran TNI-Polri dan unsur terkait atas keberhasilan menekan luasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bumi Tambun Bungai.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026).
Berdasarkan data yang disampaikan, luasan lahan yang terbakar di Kalimantan Tengah tahun ini berhasil ditekan hingga sekitar 7.000 hektare. Angka tersebut menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang juga menghadapi kondisi cuaca ekstrem dan fenomena El Nino.
Pada 2015, luasan lahan terbakar di Kalteng tercatat lebih dari 500.000 hektare. Kemudian pada 2019 mencapai hampir 317.000 hektare, sedangkan pada 2023 tercatat hampir 165.000 hektare lahan terbakar.
“Presiden menilai penurunan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan sinergitas seluruh unsur dalam penangan karhutla,” kata Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (23/8/2026).
Kapolda menyampaikan, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penanganan karhutla, mulai dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga para relawan.
“Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur, termasuk Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api yang telah bekerja siang dan malam. Ini merupakan bukti negara hadir untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana asap,” ungkap Irjen Pol Iwan.
Operasi tersebut memprioritaskan lima wilayah yang dinilai rawan karhutla, yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Kapuas.
Dalam pelaksanaan penanganan di lapangan, salah satu titik karhutla yang berada di kawasan hutan rawa dan perkebunan masyarakat memiliki luasan terbakar mencapai 32,5 hektare. Dari luasan tersebut, sebanyak 26,4 hektare berhasil dipadamkan berkat kerja sama dan respons cepat personel gabungan.
“Untuk mendukung percepatan penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta para relawan dikerahkan ke lokasi. Selain mengerahkan personel, berbagai peralatan pemadaman yang dimiliki turut diturunkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas ke area lainnya,” imbuhnya.
Menurut Kapolda, dukungan sarana dan prasarana juga terus diperkuat, khususnya untuk mengatasi kendala ketersediaan air di wilayah yang rawan karhutla.
“Presiden juga telah menyalurkan bantuan hampir 1.000 unit sumur bor dan alkon serta pemenuhan kebutuhan di lapangan, seperti helikopter water bombing, pompa air, mobil tangki, mobil pemadam, alat berat, flexible tank, dan sarana pendukung lainnya untuk mengatasi kendala air di lokasi gambut, sekaligus memastikan pemadaman dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan menjangkau seluruh titik rawan,” terang Kapolda.
Di akhir kesempatan, Kapolda Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus menindaklanjuti arahan Presiden serta memperkuat sinergitas seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.
“Kami akan terus bekerja maksimal dan memperkuat sinergi di lapangan agar Kalimantan Tengah semakin aman dan terbebas dari ancaman asap akibat karhutla,” pungkasnya.
-

Tegas Tangani Karhutla, Kapolda Kalteng: 51 Kasus Ditangani dan 13 Orang Ditetapkan Tersangka
Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan akan menindak tegas setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan di wilayah Kalteng. Saat ini sedikitnya 51 kasus Karhutla sedang dalam proses penyelidikan.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan saat meninjau lokasi pemadaman Karhutla di Jl. Raflesia, Kel. Petuk Ketimpun, Kec. Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Minggu (23/8/2026).
“Sudah saya berikan kebijakan kepada seluruh jajaran bahwa setiap kebakaran yang terjadi, bahkan sampai menimbulkan Karhutla, itu dilakukan proses penegakan hukum. Kita lakukan penutupan dan kita berikan peringatan, tidak boleh ada yang memasuki karena masih dalam proses penyelidikan,” tegas Kapolda.
Kapolda menyebut bahwa dari 51 kasus yang ditangani, sebanyak 8 kasus telah naik ke tahap penyidikan. Sementara itu 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Untuk korporasi, Kapolda menyebut ada 4 korporasi yang saat ini sedang didalami terkait keterlibatan, kelalaian, maupun kesengajaan dalam peristiwa Karhutla.
“Ada yang di wilayah Sampit ada, juga ada di wilayah Pulang Pisau. Rata-rata perkebunan,” jelas Kapolda.
Lebih lanjut, Irjen Iwan mengatakan bahwa dalam rangka memperkuat pemadaman Karhutla, Polda Kalteng saat ini sudah menggelar Operasi Aman Nusa II.
Operasi ini memprioritaskan 5 wilayah rawan yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Kapuas.
“Sementara untuk total luas lahan terbakar mencapai 32,5 hektare. Dari luas tersebut, 26,4 hektare sudah berhasil dipadamkan dan saat ini masih dalam tahap pendinginan,” jelas Kapolda.
“Untuk pemadaman, dikerahkan 122 personel gabungan yang terdiri dari TNI 10 personel, Polri 80 personel, Manggala Agni 9 personel, BPBD 8 personel, dan Masyarakat Peduli Api 15 personel,” imbuhnya.
Irjen Iwan juga menerangkan, untuk memaksimalkan pemadaman Karhutla saat ini, ada delapan unit ranmor Karhutla, 10 unit alkon, dan dua unit flexible tank yang disiagakan di titik-titik api.
Terkait kendala air, Kami telah mengatasinya dengan membuat sumur-sumur bor. Presiden RI juga telah menyiapkan bantuan hampir 1.000 unit peralatan sumur bor beserta alkon.
“Dari hasil uji coba di Palangka Raya dan Pulang Pisau, kedalaman 10 sampai 20 meter air sudah keluar dan bisa dipergunakan. Air dari sumur bor kita estafetkan ke flexible tank, lalu disalurkan ke lokasi dengan selang,” jelasnya.
Kapolda juga menjajal kendaraan ATV untuk menjangkau lokasi gambut yang sulit dilalui mobil. Selain itu, jajaran juga menyiapkan motor roda dua yang dimodifikasi untuk membawa alkon, selang dan nozzle.
“Kendaraan roda empat di daerah gambut lebih efektif karena tumpuannya tidak terlalu berat. Tadi sudah saya coba dan cukup efektif untuk masuk daerah-daerah sulit,” katanya.
Kapolda menyebut, berkat upaya pencegahan sejak awal musim kemarau melalui sosialisasi, patroli, dan pengecekan kanal serta embung, luas lahan terbakar di Kalteng tahun ini turun signifikan.
“Kalau kita lihat data, 2015 terbakar 500.000 hektare lebih. 2019 hampir 185.000 hektare. 2023 hampir 200.000 hektare. Saat ini dengan perjuangan kita, luasnya sekitar 7.000-an hektare yang sudah kita lakukan pemadaman,” pungkasnya. (Humas)
-

Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih: Kalteng Berhasil Tekan Karhutla di Angka 7.000 Hektare
Palangka Raya – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan seluruh jajaran TNI-Polri atas keberhasilan menekan angka Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Bumi Tambun Bungai.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung saat Presiden melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Sabtu (22/8/2026).
Menurut data yang disampaikan, luas lahan yang terbakar di Kalimantan Tengah tahun ini berhasil ditekan hingga di angka 7.000 hektare. Angka ini mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang juga dilanda fenomena El Nino. Pada 2015 tercatat lebih dari 500.000 hektare, tahun 2019 hampir 185.000 hektare, dan 2023 hampir 200.000 hektare lahan terbakar.
“Presiden menilai penurunan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan sinergitas seluruh unsur,” kata Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (23/8/2026).
Kapolda menyebut bahwa bapak Presiden mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur termasuk Polri TNI, BPBD, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api yang telah bekerja siang malam. Ini bukti negara hadir untuk melindungi rakyat dari bencana asap.
Irjen Iwan menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari penguatan strategi di lapangan melalui Operasi Aman Nusa II.
Operasi tersebut memprioritaskan 5 wilayah rawan yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Kapuas. Di salah satu titik di wilayah hutan rawa dan perkebunan masyarakat, dari total 32,5 hektare lahan terbakar, sebanyak 26,4 hektare berhasil dipadamkan.
“Untuk mendukung percepatan penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta para relawan dikerahkan ke lokasi. Selain mengerahkan personel, berbagai peralatan pemadaman yang dimiliki turut diturunkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas ke area lainnya,” imbuhnya.
“Presiden juga telah menyalurkan bantuan hampir 1000 unit sumur bor dan alkon untuk mengatasi kendala air di lokasi gambut,” terang Kapolda.
Di akhir kesempatan, Kapolda Kalteng menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan tersebut demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang bebas asap.
-

Kapolda Kalteng Tinjau Langsung Pemadaman Karhutla di Jalan Raflesia Palangka Raya
PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., didampingi Dansatbrimob Polda Kalteng Kombespol Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalteng, meninjau langsung proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Jalan Raflesia, Kota Palangka Raya, Minggu (23/8/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polri dalam memastikan penanganan karhutla berjalan secara maksimal, sekaligus mengecek kondisi di lapangan serta kesiapan personel dalam melakukan pemadaman dan pengendalian agar api tidak meluas ke area lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng melihat langsung upaya pemadaman yang dilakukan oleh personel gabungan.
Kehadiran pimpinan di lokasi juga menjadi bentuk dukungan moril kepada seluruh personel yang berjibaku melakukan pemadaman di tengah kondisi cuaca panas dan medan yang cukup sulit.Dansatbrimob Polda Kalteng Kombespol Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Satbrimob Polda Kalteng siap mendukung penuh upaya penanganan karhutla bersama seluruh unsur terkait.
“Kami dari Satbrimob Polda Kalimantan Tengah siap mendukung penuh upaya penanganan karhutla. Personel akan terus kami siagakan untuk membantu proses pemadaman dan memastikan api dapat dikendalikan sehingga tidak meluas. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran lahan,” ujar Kombespol Dieno Hendro Widodo.
Ia menambahkan, penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik aparat, pemerintah daerah maupun masyarakat. Kewaspadaan dan kepedulian bersama dinilai sangat penting, khususnya dalam menghadapi kondisi musim kemarau.
Satbrimob Polda Kalteng juga terus mengedepankan langkah cepat dan terukur dalam setiap penanganan karhutla, dengan tetap memperhatikan keselamatan personel serta masyarakat di sekitar lokasi kebakaran.
Polri mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.
-

Gerak Cepat Personel Satbrimob Polda Kalteng Tangani Karhutla di Jalan Raflesia
PALANGKA RAYA – Personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah melaksanakan penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Jalan Raflesia, Kota Palangka Raya, pada Minggu (23/8/2026).
Setibanya di lokasi, personel Satbrimob Polda Kalteng langsung melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan peralatan yang tersedia serta menyisir area terdampak untuk memastikan api dapat dikendalikan. Langkah tersebut dilakukan secara cepat dan terukur guna mencegah api meluas ke area lainnya, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang dapat meningkatkan risiko penyebaran karhutla.
Selain melakukan pemadaman, personel juga melakukan pendinginan pada area yang telah terbakar guna mencegah munculnya kembali titik api. Penanganan dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan personel serta kondisi lingkungan sekitar.
Dansatbrimob Polda Kalteng Kombespol Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Satbrimob Polda Kalteng akan terus berkomitmen membantu pemerintah daerah dan instansi terkait dalam penanggulangan karhutla.
“Kami akan terus mengerahkan personel untuk melakukan penanganan karhutla secara cepat dan maksimal. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” tegas Kombespol Dieno Hendro Widodo.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian Satbrimob Polda Kalteng dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan. Sinergi antara aparat, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat mencegah meluasnya karhutla sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat dan lingkungan.
Satbrimob Polda Kalteng mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan demi terciptanya lingkungan yang aman, sehat dan nyaman.
-

Ribuan Personel Polda Kalteng Ikuti Salat Istisqa dan Doa Bersama di Bundaran Telawang
Palangka Raya – Ribuan personel Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama masyarakat mengikuti Salat Istisqa dan Doa Bersama di Bundaran Telawang, Kota Palangka Raya, Minggu (23/8/2026) pagi.
Kegiatan salat Istisqa yang dipimpin oleh Imam dari UIN Palangka Raya tersebut, turut dihadiri Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Pangdam XXII Tambun Bungai, dan unsur Forkopimda lainnya, serta diikuti Wakapolda, para pejabat utama Polda Kalteng.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai ikhtiar batin memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan untuk memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalteng.
Dalam tausiahnya, ulama mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak istighfar, muhasabah, dan menjaga alam. Pembakaran hutan dan lahan dinilai sebagai salah satu penyebab musibah asap yang merugikan masyarakat.
“Selain ikhtiar lahir dengan pemadaman di lapangan, kita juga berikhtiar batin,” ujarnya.
“Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan dan mengangkat musibah asap dari bumi Kalteng,” tutup Kabidhumas.