Kategori: Uncategorized

  • Cegah Karhutla dari Tingkat Desa, Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Edukasi Masyarakat Kecamatan Paku

    Cegah Karhutla dari Tingkat Desa, Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Edukasi Masyarakat Kecamatan Paku

    Barito Timur – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa S2 STIK Lemdiklat Polri yang tergabung dalam Satgas Edukasi Polda Kalimantan Tengah melaksanakan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Karhutla di Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur.

    Kegiatan berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Paku, Jalan Negara Tamiang Layang–Ampah, RT 01, Desa Tampa, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur.

    Sosialisasi tersebut menghadirkan empat mahasiswa S2 STIK Lemdiklat Polri sebagai narasumber, yaitu IPTU Muhammad Ilham Tawa­kkal, S.Tr.K., M.H., IPTU Alfan Nisfu Romadhoni, S.Tr.K., M.H., IPTU Andry Fauzan Haryano, S.Tr.K., dan IPTU Rifqy Pratama Nugraha, S.Tr.K., M.Sc.

    Kegiatan dihadiri Ketua Cabang dan PJU Bhayangkari Polres Barito Timur, Kapolsek Dusun Tengah IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M., Camat Paku, Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Paku, PPL Pertanian Kecamatan Paku, para Kepala Desa se-Kecamatan Paku, anggota BPD se-Kecamatan Paku, anggota Karang Taruna desa se-Kecamatan Paku serta perangkat desa se-Kecamatan Paku.

    Dalam kegiatan tersebut, para narasumber memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah Karhutla. Pencegahan dilakukan dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menghindari aktivitas pembakaran yang dapat memicu kebakaran serta mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan titik api.

    Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam penanganan Karhutla karena masyarakat yang berada paling dekat dengan lingkungan dan lahan memiliki peran strategis dalam mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

    Selain kegiatan sosialisasi, Ketua Cabang Bhayangkari bersama PJU Bhayangkari Polres Barito Timur juga melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Paku. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan dukungan kepada petugas yang turut berperan dalam menghadapi potensi kebakaran di wilayah Kecamatan Paku.

    Kapolsek Dusun Tengah IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M. turut mendukung pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari penguatan sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok masyarakat dan unsur terkait dalam upaya pencegahan Karhutla.

    Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami bahaya Karhutla, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya pencegahan dengan menjaga lingkungan dan segera melaporkan setiap indikasi kebakaran kepada pihak berwenang.

    Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar dan kondusif. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, Bhayangkari, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Paku dan Kabupaten Barito Timur.(Joe)

  • Peduli Pejuang Karhutla, Ketua Cabang Bhayangkari dan Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Salurkan Bantuan Sembako untuk Tim Damkar Paku*

    Peduli Pejuang Karhutla, Ketua Cabang Bhayangkari dan Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Salurkan Bantuan Sembako untuk Tim Damkar Paku*

    Barito Timur – Kepedulian terhadap para petugas yang berada di garis depan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diwujudkan melalui aksi sosial Ketua Cabang Bhayangkari Polres Barito Timur bersama PJU Bhayangkari dan Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri dengan menyalurkan bantuan sembako kepada Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Paku, Jumat (4/9/2026).

    Kegiatan tersebut berlangsung di Pos Damkar Kecamatan Paku, bertepatan dengan rangkaian Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Karhutla yang dilaksanakan Satgas Edukasi Polda Kalteng di Aula Kantor Kecamatan Paku, Jalan Negara Tamiang Layang–Ampah, RT 01, Desa Tampa, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur.

    Penyaluran bantuan sembako menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral kepada para petugas Damkar yang selama ini memiliki peran penting dalam penanganan kebakaran serta perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan.

    Kehadiran Ketua Cabang dan PJU Bhayangkari Polres Barito Timur bersama Mahasiswa S2 STIK Lemdiklat Polri di Pos Damkar Paku juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta membangun sinergi dengan para petugas yang terlibat dalam penanggulangan Karhutla.

    Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Dusun Tengah IPTU Stefanus Rantealo, S.H., M.M., Camat Paku, Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Paku, PPL Pertanian Kecamatan Paku, para Kepala Desa se-Kecamatan Paku, anggota BPD, anggota Karang Taruna serta perangkat desa se-Kecamatan Paku.

    Ketua Cabang Bhayangkari Polres Barito Timur menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada para petugas Damkar sekaligus apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas di lapangan.

    “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kepada para petugas Damkar yang telah bekerja di lapangan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas menjaga masyarakat serta lingkungan dari ancaman Karhutla,” ujarnya.

    Sementara itu, Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri yang tergabung dalam Satgas Edukasi Polda Kalteng terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan Karhutla melalui kegiatan edukasi dan dialog. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

    Melalui sosialisasi dan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, masyarakat diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

    Sinergi antara Polri, Bhayangkari, Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, petugas Damkar dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menghadapi potensi Karhutla. Dukungan kepada petugas di lapangan dan edukasi kepada masyarakat menjadi dua langkah yang saling melengkapi dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

    Kegiatan bakti sosial tersebut berlangsung aman, lancar dan kondusif. Kehadiran Ketua Cabang Bhayangkari, jajaran Polres Barito Timur dan Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri di Pos Damkar Paku mendapat respons positif serta menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong dalam mendukung penanggulangan Karhutla di Kabupaten Barito Timur.(Joe)

  • Polda Kalteng Optimalkan Serbuk Tepung Singkong “Hertindo AF31”, Untuk Padamkan Bara di Lahan Gambut

    Polda Kalteng Optimalkan Serbuk Tepung Singkong “Hertindo AF31”, Untuk Padamkan Bara di Lahan Gambut

    Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat dukungan inovasi terbaru dari Korbrimob Polri, dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

    “Inovasi tersebut, berupa serbuk pemadam berbahan dasar tepung singkong yang dinilai efektif memadamkan bara api yang berada di bawah permukaan lahan gambut,” ungkap Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan saat diwawancarai di lokasi Karhutla, Jl. Dulin Kandang, Kota Palangka Raya, Jumat (4/9/2026).

    Kapolda menjelaskan, salah satu kendala terbesar pemadaman di lahan gambut adalah masih tersimpannya bara api di bawah tanah meskipun permukaan sudah dipadamkan.

    “Kondisi ini yang dinilai kerap menimbulkan asap tebal dan berpotensi memicu kebakaran ulang saat tertiup angin,” ujarnya.

    Irjen Iwan menjelaskan bahwa bahan serbuk tersebut bernama Hertindo AF31. Mekanismenya, serbuk dicampur air kemudian diinjeksikan langsung ke titik api.

    “Pemadamannya dibantu dengan Drone Thermal untuk mendeteksi titik bara secara akurat agar penggunaan air lebih efisien di tengah keterbatasan sumber air saat musim kemarau dan hasil dari uji coba di lapangan, ternyata lebih efektif untuk lebih cepat memadamkan bara yang ada di bawah,” terang Kapolda.

    Terkait masalah pencampuran air dengan menggunakan serbuk penyekat api, yang kita dapat bantuan dari Korbrimob Polri. Jadi setiap kantong ini berisi 25 kilo serbuk penyekat api. Dan akan kita campur menggunakan air sebanyak 100 liter. Jadi ini tampungan sebanyak 1.200 liter, kita akan campurkan sebanyak 12 kaleng.

    “Demikian. Jadi untuk fungsinya adalah nanti untuk penyekat bara-bara api yang ada di bawah gambut,” lanjutnya.

    Kapolda juga memastikan bahan bantuan dari Mabes Polri melalui Korbrimob tersebut sudah didistribusikan ke beberapa wilayah di Kalteng untuk digunakan dalam kegiatan pembasahan. Ini akan lebih efektif, lebih cepat padam dan juga baranya mati sehingga tidak menimbulkan asap.

    “Dengan adanya inovasi ini, Polda Kalteng optimis penanganan Karhutla di wilayah gambut dapat dilakukan lebih cepat, hemat sumber daya, dan meminimalisir dampak asap bagi masyarakat,” demikian Irjen Iwan.

  • Gerak Cepat, Personel Bidhumas Polda Kalteng Padamkan Karhutla di Jalan Karanggan

    Gerak Cepat, Personel Bidhumas Polda Kalteng Padamkan Karhutla di Jalan Karanggan

    Palangka Raya – Aksi cepat ditunjukkan personel Bidang Humas Polda Kalimantan Tengah, saat melakukan patroli Karhutla.

    Tim Bidhumas Polda Kalteng yang dikerahkan mendapati adanya titik api di kawasan Jl. Karanggan, Kota Palangka Raya dan langsung memadamkan, Jumat (4/9/2026).

    Kebakaran lahan di area semak belukar tersebut diketahui saat personel sedang dalam perjalanan patroli. Melihat kepulan asap, tim Bidhumas yang dipimpin Aiptu Deny Krisbyantoro, bersama dua personel lainnya bergerak cepat mengambil langkah penanganan awal.

    Menggunakan peralatan yang sudah dipersiapkan di armada tempur Bidhumas, seperti Profil Tank yang sudah diisi air, selang dan mesin pompa. Personel Bidhumas dengan sigap memadamkan api agar tidak merambat lebih luas.

    “Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab kita bersama. Meskipun tugas kami di bidang kehumasan, saat melihat ada Karhutla di depan mata, wajib hukumnya kita bergerak cepat untuk memadamkan,” ujar salah satu personel Bidhumas di lokasi.

    Sementara itu, Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan mengapresiasi gerak cepat anggotanya.

    Menurutnya, seluruh personel Polri, termasuk fungsi Humas, memiliki kewajiban yang sama dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

    “Ini bukti bahwa tugas Polri bukan hanya penegakan hukum, tapi juga pelindung dan pengayom masyarakat,” tuturnya.

    Kabidhumas mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, sekaligus meminta untuk segera melapor ke Call Center 110 atau kantor polisi terdekat apabila menemukan titik api di wilayahnya.

    “Mari bersama-sama kita jaga Kalimantan Tengah dari asap,” tegas Kombes Budi.

  • Semangat Tak Pernah Padam, Personel Ditsamapta Polda Kalteng Sigap Tangani Karhutla

    Semangat Tak Pernah Padam, Personel Ditsamapta Polda Kalteng Sigap Tangani Karhutla

    PALANGKA RAYA – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polda Kalimantan Tengah guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalteng dengan sigap terjun langsung ke sejumlah lokasi yang terjadi Karhutla untuk melakukan pemadaman dan pendinginan, Kamis (3/9/2026).

    Kesigapan personel di lapangan menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menghadapi ancaman Karhutla yang berpotensi meluas serta menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas warga di wilayah Kalimantan Tengah.

    Dirsamapta Polda Kalteng Kombespol Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M., mewakili Kapolda Kalteng Irjenpol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa personel Ditsamapta terus disiagakan untuk merespons setiap laporan maupun informasi terkait adanya titik api.

    “Kami tidak ingin api dibiarkan meluas. Begitu informasi diterima, personel segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Semangat anggota di lapangan tetap terjaga meskipun harus menghadapi panas, asap, dan kondisi medan yang tidak mudah,” tegas Viddy.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemadaman secara intensif dengan menyasar titik-titik api serta melakukan pendinginan pada area yang telah terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara api yang masih berada di dalam tanah dapat dipadamkan secara menyeluruh sehingga tidak kembali memicu kebakaran.

    Selain melakukan pemadaman, personel juga melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya titik api baru. Kesiapsiagaan ini menjadi bagian penting dalam mencegah api kembali meluas, terutama pada kawasan yang memiliki kondisi lahan kering dan mudah terbakar.

    Penanganan Karhutla juga dilakukan dengan mengedepankan sinergitas bersama instansi terkait, TNI, BPBD, serta unsur lainnya. Kolaborasi di lapangan terus diperkuat agar setiap titik api dapat ditangani secara cepat, efektif, dan maksimal.

    “Kami akan terus hadir dan bergerak cepat dalam setiap penanganan Karhutla. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya asap atau titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya. (Pids/)

  • Kapolda Kalteng Tinjau Langsung Pemadaman dan Pembasahan Lahan Pasca Karhutla di Jalan Dulin Kandang

    Kapolda Kalteng Tinjau Langsung Pemadaman dan Pembasahan Lahan Pasca Karhutla di Jalan Dulin Kandang

    Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., didampingi Dansatbrimob Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., beserta para Pejabat Utama Polda Kalteng, meninjau langsung personel Satbrimob Polda Kalteng yang sedang melaksanakan pemadaman dan pembasahan lahan pasca kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Dulin Kandang, Kota Palangka Raya, pada Jumat, 4 September 2026.
    Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kalteng melihat secara langsung proses pemadaman dan pembasahan lahan yang dilakukan oleh personel Satbrimob Polda Kalteng. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan media air yang dicampurkan dengan serbuk Hartindo AF31 untuk membantu proses penanganan lahan pasca Karhutla.

    Peninjauan ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen Polda Kalimantan Tengah dalam memastikan penanganan Karhutla dapat dilaksanakan secara maksimal. Pembasahan lahan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah munculnya kembali titik-titik api serta memastikan kondisi lahan benar-benar aman.

    Dansatbrimob Polda Kalteng, Kombes Pol Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa personel Satbrimob Polda Kalteng akan terus siap mendukung upaya penanganan Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

    “Kami terus berkomitmen untuk melakukan penanganan Karhutla secara maksimal. Tidak hanya melakukan pemadaman terhadap api yang muncul, tetapi juga melaksanakan pembasahan secara menyeluruh pada lahan pasca kebakaran untuk mencegah terjadinya kembali titik api. Personel Satbrimob Polda Kalteng akan selalu siap berada di lapangan dan bersinergi dengan seluruh pihak dalam menjaga Kalimantan Tengah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kombes Pol Dieno Hendro Widodo.

    Dengan dilaksanakannya pemadaman dan pembasahan secara intensif, diharapkan potensi munculnya kembali api di lokasi bekas kebakaran dapat diminimalisir serta situasi Karhutla di wilayah Kota Palangka Raya tetap terkendali.

  • Jinakkan Bara yang Tersembunyi, Brimob Kalteng Kerahkan Suntik Gambut Lawan Karhutla

    Jinakkan Bara yang Tersembunyi, Brimob Kalteng Kerahkan Suntik Gambut Lawan Karhutla

    Palangka Raya – Personel Satbrimob Polda Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Jalan Dulin Kandang I, Kota Palangka Raya, Jumat (4/9/2026).

    Kegiatan pemadaman tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalteng.

    Dalam pelaksanaannya, personel Satbrimob Polda Kalteng melakukan upaya penanganan Karhutla guna mencegah api meluas ke wilayah sekitar. Pemadaman dilakukan menggunakan metode suntik gambut, dengan cara menusukkan pipa yang dialiri air ke dalam lapisan tanah gambut.

    Metode tersebut bertujuan untuk mengalirkan air langsung ke bagian dalam tanah sehingga titik api dan bara yang berada di bawah permukaan gambut dapat dipadamkan secara maksimal.

    Selain menggunakan air, dalam pelaksanaan pemadaman juga digunakan campuran tepung singkong serta bahan hasil pengembangan dari mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR). Campuran tersebut digunakan sebagai bagian dari upaya penanganan Karhutla untuk membantu meningkatkan efektivitas pembasahan pada lahan gambut.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kesigapan seluruh pihak, khususnya dalam melakukan pemadaman sejak dini agar kebakaran tidak semakin meluas.

    “Kita harus terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan secara maksimal. Pemadaman harus dilakukan secara cepat dan tepat, terutama pada lahan gambut, sehingga api yang berada di bawah permukaan dapat benar-benar dikendalikan dan tidak kembali muncul,” tegas Kapolda Kalteng.

    Lebih lanjut, Kapolda Kalteng menegaskan bahwa inovasi dan penggunaan metode yang tepat dalam penanganan Karhutla menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan efektivitas pemadaman di lapangan.

    Dengan dipimpin langsung oleh Kapolda Kalteng, seluruh personel di lapangan terus berupaya melakukan pemadaman secara maksimal agar titik api dapat segera dikendalikan dan potensi kebakaran yang lebih luas dapat dicegah.

  • Sigap Tangani Karhutla, Tim Bravo 3 Batalyon A Pelopor Padamkan Api di Jalan Manduhara

    Sigap Tangani Karhutla, Tim Bravo 3 Batalyon A Pelopor Padamkan Api di Jalan Manduhara

    Palangka Raya – Personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Tengah melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Jalan Manduhara, Kota Palangka Raya, Jumat (4/9/2026).

    Pemadaman dilakukan oleh Tim Bravo 3 yang dipimpin Ipda Agus Cahyono. Personel bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendinginan guna mencegah api kembali menyala serta meluas ke area sekitar.

    Ipda Agus Cahyono mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi hingga situasi benar-benar aman.

    “Kami terus berupaya maksimal melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak kembali muncul dan meluas. Keselamatan masyarakat dan lingkungan menjadi prioritas kami,” ujarnya.

    Kegiatan ini merupakan wujud kesiapsiagaan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalteng dalam penanganan Karhutla serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan.

  • Gerak Cepat Brimob dan BPBD Padamkan Karhutla di Sejumlah Titik Kota Sampit

    Gerak Cepat Brimob dan BPBD Padamkan Karhutla di Sejumlah Titik Kota Sampit

    Kotawaringin Timur – Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Tengah bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah titik di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (4/9/2026).

    Pemadaman dilakukan di tiga lokasi, yakni Jalan Lingkar Utara, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Fortuna VII. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali merambat ke area lainnya.

    Kondisi cuaca yang panas dan kering serta vegetasi yang mudah terbakar menjadi salah satu tantangan dalam penanganan Karhutla. Personel bersama BPBD terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk mencari titik-titik api maupun bara yang masih berpotensi kembali menyala.

    Kolaborasi antara Brimob dan BPBD menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan Karhutla sekaligus mencegah meluasnya kebakaran yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajarannya akan terus bergerak cepat setiap menerima laporan adanya Karhutla.

    “Kami akan terus mengerahkan personel untuk merespons setiap kejadian Karhutla, khususnya di wilayah yang terdapat titik api. Penanganan dilakukan bersama instansi terkait agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujar Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering.

    “Pencegahan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api,” tambahnya.

    Melalui respons cepat dan sinergi lintas instansi, Satbrimob Polda Kalteng berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam upaya menjaga lingkungan serta mencegah dampak Karhutla semakin meluas.

  • Satgas Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri Sosialisasikan Bahaya Karhutla di PT Sapta Karya Damai

    Satgas Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri Sosialisasikan Bahaya Karhutla di PT Sapta Karya Damai

    Kotawaringin Timur – Satgas Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada pihak PT Sapta Karya Damai, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (2/9/2026).

    Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh pihak terhadap bahaya Karhutla, khususnya dalam menghadapi potensi terjadinya kebakaran di musim kemarau.

    Dalam sosialisasinya, personel Satgas memberikan pemahaman mengenai dampak Karhutla terhadap kesehatan, lingkungan, perekonomian serta aktivitas masyarakat. Selain itu, pihak perusahaan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan turut berperan aktif dalam upaya pencegahan Karhutla.

    Satgas Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri juga mengajak seluruh elemen perusahaan dan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun potensi Karhutla.
    “Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi dan sinergi seluruh pihak, kita dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta menjaga lingkungan tetap aman dan sehat,” ujar personel Satgas.
    Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan aman dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini semakin tumbuh kesadaran bersama untuk mencegah Karhutla serta mewujudkan Kabupaten Kotawaringin Timur yang aman, sehat dan bebas dari kabut asap. ( Hms)