Kategori: Uncategorized

  • Kapolres Katingan Turun Langsung Tangani Karhutla di Km 17 Hampalit

    Kapolres Katingan Turun Langsung Tangani Karhutla di Km 17 Hampalit

    KATINGAN – Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Tjilik Riwut Km 17, Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Selasa (15/9/2026). Kehadiran Kapolres merupakan bentuk pengawasan langsung sekaligus memastikan penanganan titik api berjalan cepat dan optimal.

    Di lokasi, Kapolres memantau kondisi kebakaran serta proses penanganan yang dilakukan personel Polres Katingan bersama BPBD, Tni, Damkar dan Relawan. Tim di lapangan melakukan pemadaman dan pengendalian api untuk mencegah kobaran meluas ke area lainnya.

    AKBP Dodik Hartono juga memastikan personel tetap mengutamakan keselamatan selama melaksanakan pemadaman serta melakukan pendinginan dan penyisiran di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.

    Polres Katingan terus memperkuat respons cepat dan koordinasi dengan instansi terkait dalam menghadapi karhutla. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani. (hum)

  • Polda Kalteng Gunakan X-Fire Aslog Mabes Polri untuk Padamkan Bara Karhutla di Lahan Gambut

    Polda Kalteng Gunakan X-Fire Aslog Mabes Polri untuk Padamkan Bara Karhutla di Lahan Gambut

    PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, pihaknya menggunakan cairan pemadam api X-Fire yang merupakan inovasi dari Asisten Logistik Mabes Polri, untuk melakukan pembasahan di lahan gambut yang masih terdapat bara api.

    “Hari ini kita lakukan di Jalan Manduhara ujung, Kota Palangka Raya dan hasilnya benar-benar efektif. Api yang ada di lahan gambut benar-benar padam,” katanya, usai melakukan penyemprotan cairan X-Fire, di Jalan Manduhara, Rabu (16/9/2026) sore.

    Dia mengungkapkan, kebakaran di lahan gambut memerlukan penanganan ekstra, sebab meskipun api di permukaan tanah telah padam, namun api di dalam lahan gambut masih menyala sehingga menimbulkan kabut asap yang tebal.

    Menurut Iwan, penggunaan X-Fire dalam pembasahan tersebut menunjukkan hasil efektif karena api dapat segera padam setelah cairan disiramkan atau diinjeksi ke area gambut, sekaligus mengurangi asap yang keluar dari bawah permukaan.

    “Jadi mudah-mudahan dengan mekanisme ini bukan hanya sekadar kita memadamkan api, tetapi kita juga bisa tuntas untuk memadamkan bara api yang ada di bawah lahan gambut ini sehingga tidak menimbulkan asap yang bisa mengganggu kesehatan masyarakat,” ujarnya.

    Iwan mengatakan Asisten Logistik Mabes Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan turut memantau pelaksanaan pembasahan karhutla di Kalteng sekaligus menyiapkan penerapan teknologi X-Fire secara mandiri di daerah.

    Polda Kalteng telah menyiapkan tempat untuk produksi cairan tersebut dan personel akan mendapatkan pembelajaran agar dapat memproduksi X-Fire sendiri, sehingga kebutuhan cairan pemadam tidak sepenuhnya bergantung pada distribusi dari Mabes Polri.

    “Jadi kedepan pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah dapat lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.

    Sementara itu, Ahli Slog Polri, Prof Saputra yang didampingi Dr. Sigit dan Bapak Anton mengatakan X-Fire sebelumnya telah digunakan dalam penanganan karhutla di Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Riau sebelum diterapkan di Kalimantan Tengah.

    “Dari apa yang sudah kita lakukan pada tiga provinsi sebelumnya, hasilnya sangat efektif dan mampu memadamkan secara tuntas api-api yang terbakar beserta asap yang timbul. Mudah-mudahan untuk Kalimantan Tengah sendiri kita bisa melakukan hal yang sama,” katanya.

    Saputra menjelaskan X-Fire terdiri dari dua bahan utama, yakni surfaktan dan tapioka yang telah dipolimerisasi. Surfaktan berfungsi membawa air masuk ke pori-pori gambut sehingga proses pendinginan dapat berlangsung di bagian dalam gambut.

    Menurut dia, air tetap menjadi unsur utama dalam proses pemadaman, sedangkan surfaktan membantu membuat air tidak hanya berada di permukaan tetapi dapat masuk lebih jauh ke dalam gambut.

    “Setelah air masuk ke dalam pori-pori gambut, tapioka yang telah dipolimerisasi berfungsi menjaga suhu di dalam gambut yang telah terisi air tetap stabil pada kondisi rendah,” jelasnya.

    Pada tahap berikutnya, bahan tersebut juga membantu menutup permukaan gambut sehingga oksigen dari atas sulit masuk ke dalam dan memicu kembali pembakaran.

    Saputra mengatakan X-Fire memiliki dua tipe, yakni X-Fire 01 dan 02 yang penggunaannya disesuaikan dengan tahapan penanganan api. Untuk pemadaman api di permukaan, satu galon X-Fire dapat dicampurkan dengan 1.000 liter air dan bahkan hingga 3.000 liter air.

    Setelah api permukaan berhasil dipadamkan, tim berikutnya melakukan penyisiran untuk mencari sisa titik api yang biasanya ditandai dengan munculnya asap.

    “Pada tahap inilah konsentrasi X-Fire ditingkatkan. Atau yang kita sebut X-Fire tipe 02,” ungkapnya.

    Saputra menyebut 1.000 liter air dapat menjangkau area minimal sekitar 1.000 meter. Sementara kedalaman gambut yang pernah ditangani tim berbeda di setiap wilayah, dengan kedalaman di Riau mencapai sekitar delapan meter dan di Sumatera Selatan sekitar empat meter.

    Kondisi tersebut menunjukkan penanganan api di lahan gambut membutuhkan proses lanjutan karena bara dapat berada cukup jauh di bawah permukaan dan tetap berpotensi menimbulkan asap setelah api di atasnya padam.

    “Jadi tahapannya adalah pertama kita matikan dulu api, kemudian ada tim yang bergerak mencari sisa-sisa titik api. Biasanya setelah itu mati, esok harinya kita minta ada tim yang menyisir sisa-sisa dari api yang mungkin tinggal sedikit, tapi itu tetap harus kita matikan,” ujar Saputra.

    Proses tersebut, kata dia, umumnya berlangsung sekitar 24 jam sehingga lokasi yang telah dipadamkan tidak langsung ditinggalkan. Penyisiran lanjutan diperlukan untuk memastikan sisa bara tidak kembali menyala dan menghasilkan asap.

    “Jadi proses ini biasanya berlangsung sekitar 24 jam. Dalam arti kita tidak hanya setelah mematikan ini kita tinggalkan, itu relatif nanti akan menyala kembali, biasanya,” kata Saputra.

  • Dedikasi Tanpa Batas, Gerak Cepat Evakuasi Personel Polda Kalteng ke Rumah Sakit Akibat Kabut Asap Saat Padamkan Karhutla

    Dedikasi Tanpa Batas, Gerak Cepat Evakuasi Personel Polda Kalteng ke Rumah Sakit Akibat Kabut Asap Saat Padamkan Karhutla

    Sampit – Dedikasi dan pengorbanan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam penanganan Karhutla patut diacungi jempol.

    Seorang personel yaitu Aipda Yadi Supiandi yang ditugaskan dalam pemadaman BKO Polres Kotim mengalami sesak napas akibat pekatnya asap saat berjibaku memadamkan api di lapangan dan langsung dievakuasi ke IGD RSUD dr. Murjani Sampit, pada Selasa (15/9) kemarin.

    Dalam momen tersebut terlihat, personel yang masih mengenakan sepatu boot penuh lumpur gambut dengan sigap membantu memasangkan oksigen kepada rekannya yang terbaring lemas di atas brankar.

    Aksi saling peduli antar personel ini menjadi bukti soliditas dan jiwa korsa personel Polda Kalteng saat bertugas di lapangan.

    Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, personel tersebut kelelahan dan mengalami gangguan pernapasan setelah berjam-jam berjibaku memadamkan karhutla.

    “Personel kita mengalami sesak napas karena terpapar asap tebal saat pemadaman. Namun tidak menyurutkan semangat personel dalam mengemban tugas negara dan demi kemanusiaan,” ujar Kombes Budi, Rabu (16/9/2026).

    Saat ini personel tersebut telah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis dan kondisinya berangsur membaik.

    “Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir dengan pengorbanan jiwa dan raga demi melindungi masyarakat dan kelestarian lingkungan dari bahaya Karhutla,” demikian Kabidhumas. (adji/supri)

  • Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di TMP Sanaman Lampang Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

    Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di TMP Sanaman Lampang Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

    Palangka raya – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Kalteng menggelar ziarah rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sanaman Lampang, Palangka Raya, Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, S.H., S.I.K., M.H. sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa.

    Ziarah ini tidak hanya menjadi tradisi seremonial, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai perjuangan, disiplin, dan tanggung jawab kepada jajaran polisi lalu lintas.

    “Semangat juang para pahlawan, bagi personel yang berdinas di fungsi lalu lintas, harus menjadi teladan. Nilai keikhlasan, disiplin, dan tanggung jawab itu harus tercermin dalam setiap pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dirlantas.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara penghormatan, mengheningkan cipta, lalu prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan. Suasana khidmat menyelimuti jalannya acara yang diikuti pejabat utama serta personel Ditlantas Polda Kalteng.

    Dalam kesempatan ini, Kombes Pol Yusep menyampaikan agar kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita yang masih hidup guna pengabdian yang lebih baik lagi bagi seluruh personel lalu lintas untuk terus mengedepankan keselamatan masyarakat.

    “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah Indonesia khususnya Bumi Tambun Bungai yang kita cintai ini,” tegasnya.

  • Anggota Ditpolairud Polda Kalteng Mengalami Gangguan Kesehatan Saat Melaksanakan Pemadaman Karhutla

    Anggota Ditpolairud Polda Kalteng Mengalami Gangguan Kesehatan Saat Melaksanakan Pemadaman Karhutla

    Sampit – Personel Ditpolairud Polda Kalteng, Aipda Yadi Supiandi, bersama Satgas Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan melaksanakan kegiatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Jalan Moh. Hatta Lingkar Selatan, Kompleks Perumahan Borneo. Kotawaringin Timur. Senin (14/9/2026, sekitar pukul 17.00 WIB)
    Tikor : 2.567418 112.928984
    Luas Terbakar : ± 0,023 Ha
    ‎Luas pemadaman: ± 0,023 Ha

    Pada saat pelaksanaan pemadaman, kondisi api cukup besar dan disertai angin kencang sehingga kobaran api semakin cepat meluas dan telah mendekati permukiman warga Perumahan Borneo. Dalam situasi tersebut, Aipda Yadi Supiandi yang sedang melaksanakan tugas pemadaman BKO POLRES KOTIM tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan dan pingsan di lokasi kejadian.

    Melihat kondisi tersebut, personel yang berada di lokasi dengan sigap segera melaporkan kejadian kepada penjagaan Mako Ditpolairud Polda kalteng dgn No telp 0532 21038, Personel Urkes Klinik Pratama Ditpolairud Polda Kalteng untuk mendapatkan penanganan medis. Selanjutnya, Aipda Yadi Supiandi segera dibawa ke IGD RSUD dr. Murjani Sampit menggunakan Ambulance Mako Ditpolairud guna mendapatkan pertolongan dan pemeriksaan lebih lanjut.

    Setibanya di IGD, Aipda Yadi Supiandi mendapatkan tindakan medis darurat, antara lain pemberian terapi oksigen dengan konsentrasi tinggi untuk membantu mengurangi keluhan sesak napas, pemberian Ventolin, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan EKG, serta pemeriksaan rontgen.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Aipda Yadi Supiandi didiagnosis mengalami pneumonia atau infeksi pada paru-paru. Selanjutnya, yang bersangkutan telah mendapatkan pengobatan dan penanganan dari dokter spesialis paru.

    Setelah mendapatkan penanganan medis, Aipda Yadi Supiandi dijadwalkan untuk melakukan kontrol kembali ke Poli Paru RSUD dr. Murjani Sampit pada Kamis, 17 September 2026, guna memantau perkembangan kondisi kesehatannya.

    Kegiatan penanganan medis tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi kesehatan personel yang mengalami gangguan kesehatan saat melaksanakan tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

  • Perkuat Kepemimpinan Satuan, AKBP Abdian Berkat Ndraha Resmi Dikukuhkan sebagai Wadansatbrimob Kalteng

    Perkuat Kepemimpinan Satuan, AKBP Abdian Berkat Ndraha Resmi Dikukuhkan sebagai Wadansatbrimob Kalteng

    Palangka Raya — Satbrimob Polda Kalimantan Tengah melaksanakan pengukuhan Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Brimob Polda Kalteng, AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H., bertempat di Aula Pratisara Wirya Satbrimob Polda Kalteng, Rabu (16/9/2026).

    Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., serta dihadiri para pejabat utama dan personel Satbrimob Polda Kalteng.

    Dalam kegiatan tersebut, AKBP Abdian Berkat Ndraha resmi mengemban amanah sebagai Wadansatbrimob Polda Kalteng. Pengukuhan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi dalam memperkuat kepemimpinan serta mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas di lingkungan Satbrimob Polda Kalteng.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol Dieno Hendro Widodo menyampaikan bahwa jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh dedikasi serta profesionalisme.

    “Pengukuhan ini diharapkan dapat semakin memperkuat soliditas dan sinergi internal satuan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dansatbrimob.

    Kegiatan pengukuhan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Dengan hadirnya Wadansatbrimob yang baru, diharapkan koordinasi dan pelaksanaan tugas di jajaran Satbrimob Polda Kalteng semakin optimal dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

  • Tembus Kepulan Asap Tebal, Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Padamkan Api di Bukit Tunggal

    Tembus Kepulan Asap Tebal, Satgas Karhutla Bidpropam Polda Kalteng Padamkan Api di Bukit Tunggal

    Palangka Raya – Personel Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Tengah kembali diterjunkan ke lapangan guna menanggulangi titik api di kawasan Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Rabu (16/9/2026).

    Menembus kepulan asap tebal yang membumbung di area vegetasi lahan gambut, petugas langsung mengulur selang pemadam dan menyemprotkan air secara masif ke titik-titik api utama. Tim di lapangan juga memfokuskan proses pembasahan mendalam (cooling down) guna mengeliminasi sisa bara api di dalam lapisan tanah gambut agar tidak kembali memicu kebakaran susulan.

    Kabidpropam Polda Kalteng Kombes Pol. Rudi Asriman, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kesiapsiagaan penuh personel Satgas Karhutla Bidpropam merupakan wujud komitmen nyata Polda Kalteng dalam merespons cepat setiap titik api demi menjaga kualitas udara dan kesehatan masyarakat Palangka Raya.

    “Kesiapsiagaan di lapangan terus kita optimalkan. Begitu terdeteksi adanya titik api dan kepulan asap, personel langsung bergerak cepat melokalisasi lokasi kejadian hingga situasi benar-benar aman,” tegasnya.

    Berkat respons cepat dan kerja keras personel di lapangan, titik api di kawasan Bukit Tunggal berhasil dilokalisasi dan dipadamkan secara total. Seluruh rangkaian kegiatan pemadaman berjalan dengan aman, tertib, serta situasi di lokasi kejadian dipastikan kondusif dan terkendali.

  • ‎Purna Tugas dengan Kehormatan, Satbrimob Polda Kalteng Lepas Kompol Purnawirawan Mujiono

    ‎Purna Tugas dengan Kehormatan, Satbrimob Polda Kalteng Lepas Kompol Purnawirawan Mujiono



    ‎Palangka Raya – Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah menggelar Upacara Purna Wira bagi Pamen Satbrimob Polda Kalteng, Kompol Purnawirawan Mujiono, bertempat di Aula Pratisara Wirya Satbrimob Polda Kalteng, Rabu (16/9/2026).

    ‎Upacara dipimpin langsung oleh Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh para pejabat utama serta personel Satbrimob Polda Kalteng.

    ‎Kegiatan berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian Kompol Purnawirawan Mujiono selama menjalankan tugas di lingkungan Polri.

    ‎Dalam kesempatan tersebut, Dansatbrimob Polda Kalteng menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas loyalitas serta pengabdian yang telah diberikan selama masa dinas.

    ‎“Purna tugas bukan berarti berakhirnya pengabdian. Semangat, dedikasi dan keteladanan yang telah diberikan selama berdinas akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Polri,” ujarnya

    ‎Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara pelepasan dan perpisahan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.

    ‎Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar Satbrimob Polda Kalteng untuk memberikan penghormatan sekaligus mengantarkan Kompol Purnawirawan Mujiono memasuki masa purna tugas.

  • Bersama Aslog Kapolri, Kapolda Kalteng Cek Pemadaman Karhutla dengan Cairan X-Fire

    Bersama Aslog Kapolri, Kapolda Kalteng Cek Pemadaman Karhutla dengan Cairan X-Fire

    Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Asisten Logistik (Aslog) Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan meninjau langsung proses pemadaman dan pendinginan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Jalan Maduhara, Kelurahan Sabaru, Kota Palangka Raya, Rabu (16/9/2026).

    Dalam peninjauan tersebut, Kapolda bersama Aslog Kapolri melihat langsung upaya Satgas Karhutla melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada area terdampak kebakaran, khususnya di lahan gambut.

    Pemadaman dan pendinginan dilakukan dengan menggunakan cairan X-Fire, yang merupakan bantuan dari Aslog Kapolri. Cairan tersebut digunakan untuk mempercepat penanganan api sekaligus mencegah munculnya kembali titik api, terutama di lahan gambut yang apinya dapat menjalar di bawah permukaan.

    Kapolda Kalteng mengatakan, penanganan Karhutla tidak hanya memadamkan api di permukaan, tetapi juga memastikan area yang telah terbakar benar-benar aman melalui proses pendinginan.

    “Pemadaman dan pendinginan ini dilakukan untuk mempercepat penanganan Karhutla, khususnya di lahan gambut. Kita pastikan titik-titik yang sudah dipadamkan tidak kembali menyala,” ujarnya.

    Irjen Iwan menegaskan, sinergi seluruh unsur Satgas Karhutla menjadi kunci dalam penanganan Karhutla. Selain pemadaman, langkah pencegahan dan pemantauan wilayah rawan Karhutla juga terus dilakukan.

    Polda Kalteng bersama stakeholder terkait berkomitmen mengoptimalkan penanganan Karhutla agar kebakaran segera terkendali dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan.

    “Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melapor jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla,” tutup Kapolda.

  • Dramatis, Ditpolairud Polda Kalteng Temukan 5 Liferaft Diduga Milik KM Virgo Transport 8 di Perairan Seruyan

    Dramatis, Ditpolairud Polda Kalteng Temukan 5 Liferaft Diduga Milik KM Virgo Transport 8 di Perairan Seruyan

    Palangka Raya – Direktorat Polairud Polda Kalimantan Tengah menemukan lima liferaft yang diduga milik KM Virgo Transport 8 di perairan sekitar Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Rabu (16/9/2026).

    Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putta, SIK, MH, mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, penemuan tersebut bermula dari informasi warga yang menemukan liferaft bertuliskan Virgo Transport 8 di sekitar perairan desa setempat.

    “Pada hari ini kami menerima informasi dari warga Desa Sungai Perlu terkait penemuan liferaft yang diduga milik KM Virgo Transport 8,” kata Dony.

    Ia menjelaskan, tiga personel Ditpolairud Polda Kalteng bersama seorang anggota Babinsa kemudian menuju lokasi sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan sepeda motor melalui jalur pantai.

    Akses menuju lokasi cukup sulit karena kondisi jalan dipengaruhi pasang surut air laut. Tim tiba sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung melakukan penyisiran di sekitar perairan.

    “Dari hasil penyisiran, kami menemukan lima liferaft milik KM Virgo Transport 8 dalam posisi yang berjauhan,” ujarnya.

    Dony mengatakan, kelima liferaft tersebut untuk sementara diamankan di Posko Karhutla Desa Sungai Perlu karena keterbatasan sarana pengangkutan. Tim selanjutnya kembali ke Kuala Pembuang sekitar pukul 16.00 WIB dan tiba dengan aman pada pukul 18.30 WIB.

    “Besok tim gabungan Ditpolairud Polda Kalteng, Basarnas, dan Pos AL Kuala Pembuang akan menuju lokasi untuk mengambil serta mengamankan liferaft tersebut guna penanganan lebih lanjut,” kata Dony.