Penulis: Admin

  • Kinerja Pengelolaan Anggaran Polres Lamandau Raih Penghargaan IKPA

    Kinerja Pengelolaan Anggaran Polres Lamandau Raih Penghargaan IKPA

    Lamandau – Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. menerima penghargaan terkait Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), Rabu (02/09/2026).

    Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja Polres Lamandau dalam melaksanakan pengelolaan dan penggunaan anggaran secara baik, efektif, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Kapolres Lamandau menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja dan komitmen seluruh personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam pengelolaan anggaran yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

    Dirinya juga mengapresiasi seluruh personel yang telah berkontribusi dalam menjaga kualitas pelaksanaan anggaran serta mendorong agar capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Kapolres.

    Polres Lamandau berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola anggaran yang profesional dan bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya mendukung pelayanan kepolisian kepada masyarakat. (Hms)

  • Polres Lamandau Kembali Gelar Lomba Keagamaan, Tingkatkan Keimanan dan Kesiapsiagaan Personel

    Polres Lamandau Kembali Gelar Lomba Keagamaan, Tingkatkan Keimanan dan Kesiapsiagaan Personel

    Lamandau – Polres Lamandau kembali menggelar lomba keagamaan berupa praktik memandikan jenazah sebagai bagian dari pembinaan rohani dan mental personel, Kamis (03/09/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memberikan pemahaman mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai dengan tuntunan agama.

    Dalam perlombaan tersebut, Juara I diraih oleh tim gabungan Sium, Siwas, Sikum, dan Sihumas Polres Lamandau. Sementara Juara II diraih oleh tim Satlantas Polres Lamandau.

    Pencapaian tersebut menunjukkan antusiasme personel dalam mengikuti pembinaan keagamaan sekaligus meningkatkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat apabila sewaktu-waktu diperlukan.

    Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan personel, khususnya dalam membentuk karakter yang lebih religius, humanis, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

    Selain memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam membantu masyarakat pada situasi yang membutuhkan keterampilan pengurusan jenazah.

    Polres Lamandau berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan sebagai upaya membentuk personel yang profesional dalam menjalankan tugas sekaligus memiliki kepedulian sosial yang tinggi. (Hms)

  • Sosialisasi Satgas Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

    Sosialisasi Satgas Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

    Lamandau – Satgas Edukasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Lemdiklat Polri melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla di Aula Desa Bumi Agung, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Rabu malam (02/09/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri Kasatbinmas Polres Lamandau AKP Edy Jaka Purwanto, Kapolsek Bulik AKP Karno, S.H., personel Satgas BKO Edukasi Lemdiklat Polri, BPBD Kabupaten Lamandau, Bhabinkamtibmas Polsek Bulik, serta para kepala desa dan perangkat desa se-SKP E Kecamatan Bulik.

    Dalam kegiatan tersebut, Tim Satgas Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai larangan pembakaran hutan dan lahan, termasuk ketentuan hukum, sanksi pidana, serta denda yang dapat dikenakan terhadap pelanggaran Karhutla.

    Perwakilan BPBD Kabupaten Lamandau turut menyampaikan materi mengenai ketentuan kearifan lokal serta kondisi dan potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Lamandau. Penyampaian tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah desa dalam menentukan langkah pencegahan yang sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.

    Dalam kesempatan tersebut, pemerintah desa beserta perangkat desa menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya pencegahan Karhutla serta meneruskan informasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.

    Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kesadaran bersama dalam mencegah terjadinya Karhutla di wilayah hukum Polres Lamandau. (Hms)

  • CEGAH KARHUTLA DARI SEKOLAH, SATGAS EDUKASI LEMDIKLAT POLRI AJAK GURU DAN PELAJAR SMKN 1 KUALA PEMBUANG WASPADA TITIK API

    CEGAH KARHUTLA DARI SEKOLAH, SATGAS EDUKASI LEMDIKLAT POLRI AJAK GURU DAN PELAJAR SMKN 1 KUALA PEMBUANG WASPADA TITIK API

    Polres Seruyan, 3 September 2026 – Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat dengan menyasar lingkungan pendidikan. Tim Satgas Edukasi Karhutla Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri bersama Satbinmas Polres Seruyan melaksanakan sosialisasi kepada guru dan pelajar SMK Negeri 1 Kuala Pembuang, Jalan Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

    Sosialisasi menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda mengenai bahaya Karhutla serta pentingnya keterlibatan bersama dalam mencegah munculnya titik api. Guru dan pelajar diajak meningkatkan kewaspadaan dan turut memperhatikan kondisi lingkungan, baik di sekitar sekolah maupun tempat tinggal.

    Penyampaian materi dilakukan secara dialogis, sehingga guru dan pelajar dapat berinteraksi langsung dengan petugas untuk memahami penyebab, dampak, serta langkah-langkah pencegahan Karhutla. Para pelajar juga didorong untuk menjadi penyampai pesan positif kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

    Tim Satgas Edukasi Karhutla IPTU Dira mengatakan, lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.

    “Pencegahan Karhutla tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Guru dan pelajar juga memiliki peran penting untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan dan menyampaikan informasi apabila melihat adanya potensi maupun titik api. Dari sekolah, kesadaran ini bisa terus diteruskan hingga ke keluarga dan masyarakat,” ujar IPTU Dira.

    Menurutnya, edukasi secara langsung dan dialogis diharapkan membuat para pelajar tidak hanya memahami bahaya Karhutla, tetapi juga mampu mengambil peran dalam upaya pencegahannya.

    Dalam kegiatan tersebut, Satgas Edukasi Karhutla Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri turut memberikan bingkisan kepada para pelajar sebagai bentuk apresiasi dan dukungan atas kepedulian mereka terhadap keamanan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan.

    Kegiatan mendapat respons positif dari pihak sekolah dan para pelajar. Melalui edukasi yang dilakukan sejak lingkungan pendidikan, diharapkan kesadaran untuk mencegah Karhutla semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kepedulian bersama masyarakat Kabupaten Seruyan.

    Humas Polres Seruyan

  • SATGAS EDUKASI LEMDIKLAT POLRI SALURKAN AIR BERSIH, BANTU WARGA SUNGAI UNDANG HADAPI KRISIS AIR SAAT KEMARAU

    SATGAS EDUKASI LEMDIKLAT POLRI SALURKAN AIR BERSIH, BANTU WARGA SUNGAI UNDANG HADAPI KRISIS AIR SAAT KEMARAU

    Polres Seruyan, 3 September 2026 – Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat ditunjukkan Tim Satgas Edukasi Lemdiklat Polri bersama jajaran Polres Seruyan melalui kegiatan bakti sosial pendistribusian air bersih kepada warga di RT 10, Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

    Bantuan tersebut diberikan menyusul kondisi sumber air yang selama ini biasa dimanfaatkan warga mulai mengalami perubahan akibat musim kemarau. Air yang tersedia menjadi asin, sehingga tidak dapat digunakan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

    Melihat kondisi tersebut, Tim Satgas Edukasi Lemdiklat Polri bersama Kabag Ops Polres Seruyan, Kasat Lantas Polres Seruyan, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Undang, serta personel Satlantas Polres Seruyan turun langsung menyalurkan air bersih kepada warga.

    Kabag Ops Polres Seruyan mengatakan, pendistribusian air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kemarau, terutama ketika sumber air yang biasa digunakan warga mengalami penurunan kualitas.

    “Kami melihat kebutuhan air bersih menjadi persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ketika sumber air yang biasa digunakan warga berubah menjadi asin akibat musim kemarau, tentu kebutuhan air bersih menjadi semakin penting. Karena itu, kami berupaya hadir dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujar Kabag Ops.

    Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya tentang menyalurkan air, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan komunikasi antara Polri dengan masyarakat.

    Kehadiran personel di tengah warga sekaligus dimanfaatkan untuk berdialog dan mengetahui kondisi serta kebutuhan masyarakat secara langsung. Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak selama kondisi kemarau masih berlangsung.

    Kegiatan bakti sosial ini turut menjadi bagian dari kepedulian terhadap dampak musim kemarau yang berpotensi memengaruhi kehidupan masyarakat, sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

    Melalui aksi tersebut, Polri bersama Satgas Edukasi Lemdiklat Polri berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak musim kemarau di Kabupaten Seruyan.

    Humas Polres Seruyan

  • Dari Hati untuk Negeri, Mahasiswa STIK Polda Kalteng Berbagi Kasih kepada Warga Kapuas

    Dari Hati untuk Negeri, Mahasiswa STIK Polda Kalteng Berbagi Kasih kepada Warga Kapuas

    Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) yang melaksanakan kegiatan di wilayah hukum Polres Kapuas menggelar bakti sosial dengan menyambangi dan memberikan bantuan kepada warga kurang mampu.

    Kehadiran para mahasiswa STIK di tengah masyarakat tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi serta membangun kedekatan antara insan Polri dengan masyarakat.

    Dengan penuh keakraban, para mahasiswa mendatangi rumah warga yang membutuhkan dan menyerahkan bantuan secara langsung. Meskipun sederhana, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

    Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat saat para mahasiswa berinteraksi dengan warga. Mereka juga menyempatkan diri untuk berbincang dan mendengarkan secara langsung kondisi masyarakat.

    Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat saat para mahasiswa berinteraksi dengan warga. Mereka juga menyempatkan diri untuk berbincang dan mendengarkan secara langsung kondisi masyarakat.

    “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit membantu meringankan kebutuhan warga,” ujar salah satu mahasiswa STIK.

    Bagi masyarakat penerima bantuan, perhatian yang diberikan menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri. Tidak hanya bantuan secara materi, kehadiran dan kepedulian yang ditunjukkan para mahasiswa juga memberikan semangat bagi warga.

    Kegiatan bakti sosial ini menjadi wujud nyata bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai cara. Kehadiran mahasiswa STIK di tengah masyarakat diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

    Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa STIK Polda Kalteng turut membawa pesan bahwa Polri senantiasa berupaya hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

    “Berbagi tidak harus menunggu memiliki lebih, karena kepedulian yang tulus dapat menghadirkan senyum dan harapan bagi sesama.”

  • Turun ke Desa Runtu, STIK dan Polres Kobar Edukasi Warga Sekaligus Cek Lahan Terbakar

    Turun ke Desa Runtu, STIK dan Polres Kobar Edukasi Warga Sekaligus Cek Lahan Terbakar

    Polres Kobar – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri bersama Polres Kotawaringin Barat kembali menggelar sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla),

    Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB di Kantor Desa Runtu, Kec. Arut Selatan. Selain sosialisasi, tim gabungan juga melakukan pengecekan langsung ke lokasi lahan konservasi yang terbakar di areal HGU milik PT. Surya Sawit Sejati, Kec. Arut Selatan.Dalam kegiatan tersebut, tim mendatangi kelompok masyarakat dan memberikan himbauan Kamtibmas terkait larangan pembakaran hutan dan lahan. Petugas juga memberikan gambaran dampak dari pembukaan lahan dengan cara membakar terhadap kesehatan, lingkungan, dan perekonomian warga.

    “Kami mengajak masyarakat Desa Runtu untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena sanksinya jelas pidana,” ujar perwakilan Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri.

    Kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah tentang Larangan dan Sanksi Pidana terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.Turut mendampingi dalam kegiatan ini Kasat Binmas Polres Kobar IPTU Paulina Widyastuti, S.E., M.H. bersama personel Polres Kobar.Kegiatan yang melibatkan 4 Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri dan 3 personel Polres Kobar ini selesai sekitar pukul 16.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung situasi aman dan kondusif.

    Polres Kobar mengimbau masyarakat apabila melihat titik api agar segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau kantor polisi terdekat.

  • Sosialisasi Satgas Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

    Sosialisasi Satgas Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

    Lamandau – Satgas Edukasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Lemdiklat Polri melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla di Aula Desa Bumi Agung, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Rabu malam (02/09/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri Kasatbinmas Polres Lamandau AKP Edy Jaka Purwanto, Kapolsek Bulik AKP Karno, S.H., personel Satgas BKO Edukasi Lemdiklat Polri, BPBD Kabupaten Lamandau, Bhabinkamtibmas Polsek Bulik, serta para kepala desa dan perangkat desa se-SKP E Kecamatan Bulik.

    Dalam kegiatan tersebut, Tim Satgas Edukasi Karhutla Lemdiklat Polri memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai larangan pembakaran hutan dan lahan, termasuk ketentuan hukum, sanksi pidana, serta denda yang dapat dikenakan terhadap pelanggaran Karhutla.

    Perwakilan BPBD Kabupaten Lamandau turut menyampaikan materi mengenai ketentuan kearifan lokal serta kondisi dan potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Lamandau. Penyampaian tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah desa dalam menentukan langkah pencegahan yang sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.

    Dalam kesempatan tersebut, pemerintah desa beserta perangkat desa menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya pencegahan Karhutla serta meneruskan informasi dan edukasi kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.

    Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kesadaran bersama dalam mencegah terjadinya Karhutla di wilayah hukum Polres Lamandau. (Hms)

  • Mahasiswa PTIK Door to Door Edukasi Karhutla, Kenalkan Layanan 110

    Mahasiswa PTIK Door to Door Edukasi Karhutla, Kenalkan Layanan 110

    Katingan – Mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Lemdiklat Polri melaksanakan edukasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) secara door to door dengan menyambangi rumah-rumah warga. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar turut berperan aktif mencegah terjadinya karhutla serta menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran. Rabu (02/09/2026) Siang

    Dalam sosialisasinya, mahasiswa PTIK mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kejadian karhutla. Warga juga diperkenalkan dengan layanan Call Center Polri 110 yang dapat digunakan untuk menyampaikan laporan maupun informasi terkait gangguan kamtibmas, termasuk kejadian kebakaran hutan dan lahan.

    Tak hanya menyasar orang dewasa, edukasi juga diberikan kepada anak-anak yang ditemui saat kegiatan door to door. Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, mahasiswa PTIK menjelaskan bahaya karhutla serta mengenalkan layanan 110, sehingga anak-anak memahami pentingnya menjaga lingkungan dan mengetahui kepada siapa harus menyampaikan informasi apabila melihat kebakaran.

    Melalui pendekatan langsung hingga ke rumah warga tersebut, diharapkan pesan pencegahan karhutla dapat semakin luas diterima dan dipahami seluruh lapisan masyarakat. Mahasiswa PTIK mengajak warga bersama-sama mencegah karhutla dan tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila menemukan kejadian kebakaran. (hum)

  • Apel Pagi, Polsek Katingan Hulu Cek Kesiapan Personel Sebelum Bertugas.

    Apel Pagi, Polsek Katingan Hulu Cek Kesiapan Personel Sebelum Bertugas.

    Personel Polsek Katingan Hulu melaksanakan apel pagi sebelum memulai aktivitas pelayanan dan pelaksanaan tugas di tengah masyarakat, Rabu pagi (2/9/2026).

    Kapolres Katingan AKBP DODIK HARTONO, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Katingan hulu IPTU YUBAMBANG KUSNADY, S.H. mengatakan bahwa,
    Apel pagi tersebut dilaksanakan sebagai sarana untuk mengecek kesiapan dan kehadiran personel, sekaligus memastikan setiap anggota dalam kondisi siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
    Selain pengecekan personel, apel pagi juga menjadi momentum untuk menyampaikan arahan dan penekanan terkait pelaksanaan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Katingan Hulu.

    Dengan dilaksanakannya apel pagi secara rutin, diharapkan seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan disiplin, profesional, dan penuh tanggung jawab sehingga kehadiran Polri dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Ungkap pak Kapolsek